1.257 Personel Diterjunkan Amankan Pertemuan Menteri Kebudayaan G20 di Borobudur

13 September 2022
Kapolda Jateng Irjen Pol. Ahmad Lutfhi

MAGELANG - Jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah (Tengah) menerjunkan seribuan personel untuk mengamankan jalannya pertemuan para Menteri Kebudayaan sejumlah negara dalam kegiatan Culture Minister Meeting G20. Kegiatan para menteri kebudayaan negara peserta G20 itu dijadwalkan berlangsung hingga 14 September 2022.

Kapolda Jateng Irjend Ahmad Luthfi mengatakan di awal kegiatan pada Minggu 11 September 2022, para menteri melaksanakan kegiatan sarasehan yang dilaksanakan di Balkondes Ngargogondo The Gade Village. sebanyak 1.257 personel gabungan disiapkan Polda Jateng untuk pengamanan rangkaian kegiatan Culture Minister Meeting G-20 di kompleks Candi Borobudur.

"Polda Jateng menjamin keamanan selama pelaksanaan kegiatan dan peserta G20 di Borobudur. Terkait itu, kami terjunkan personel pengamanan gabungan dari TNI, polisi, Dishub, BPBD, Damkar, dan Satpol PP,"katanya.

Kapolda menegaskan dirinya sudah berpesan kepada seluruh personel untuk selalu fokus terhadap seluruh rangkaian pengamanan dan juga rangkaian kegiatan. Termasuk ikut melakukan komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi antarsatuan sehingga pengamanan dapat berjalan sesuai rencana.

Sebelumnya, Komandan Satuan Brimob Kepolisian Daerah Jateng Kombes Pol. Yopie Indra Prasetya Sepang pengamanan difokuskan pada tempat-tempat kegiatan, penginapan para delegasi dan lokasi kegiatan utama di Candi Borobudur. Pengamanan dilakukan secara maksimal.

"Sudah ada pola pengamanan, nanti akan dicek. Penempatan-penempatan personel pada titik krusial akan kami perkuat. Itu sudah dilakukan perencanaan pengamanan baik oleh Kapolres Magelang maupun Polda Jateng,"katanya.

Kapolres Magelang AKBP M. Sajarod Zakun menambahkan pengamanan khusus dilakukan di seputar Candi Borobudur. Karena seluruh rangkaian kegiatan delegasi G-20 terpusat di seputar kawasan objek wisata bersejarah itu.

"Karenanya, beberapa ruas atau simpul-simpul jalan kami lakukan rekayasa lalu lintas ketika kegiatan berlangsung di lokasi tersebut,"katanya. (K5/K5)