42 Orang Diselamatkan Saat Hendak Diselundupkan ke Malaysia Jadi TKI Ilegal

3 Juli 2022
Foto : tribratanews.polri.go.id

BATAM - Puluhan orang yang diduga hendak diselundupkan sebagai pekerja migran ilegal ke Malaysia berhasil diselamatkan jajaran Polda Kepulauan Riau (Kepri). Sebelum diberangkatkan, mereka ditampung di kawasan Jodoh, Kota Batam.

Dikutip dari tribratanews.polri.go.id, Polda Kepri berhasil menggagalkan pengiriman pekerja migran ilegal ke Malaysia. Menurut Direskrimum Polda Kepri, Kombes Pol. Jefri Ronald Parulian Siagian mengatakan calon pekerja migran yang diselamatkan berjumlah 42 orang.

"Mereka, terdiri dari 24 orang laki-laki dan 18 orang perempuan," terangnya.

Menurut Direskrimum Polda Kepri, wilayah Kepulauan Riau memang menjadi langganan penyelundupan dan perdagangan orang. Kasus itu sendiri merupakan pengungkapan yang kesekian kalinya dilakukan.

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol. Harry Goldenhardt mengatakan setelah mendapatkan informasi dari masyarakat, tim penyidik langsung bergerak ke lokasi. Setelah dilakukan pengecekan ternyata benar, ditemukan 42 orang calon pekerja migran yang akan diberangkatakan secara ilegal.

"Kami menangkap satu orang penanggungjawab atau pengurus calon pekerja migran berinisial M alias Y," tutur Kabid Humas Polda Kepri.

Selain penanggungjawab, Petugas kepolisian juga berhasil mengamankan barang bukti. Diantaranya, ponsel, beberapa paspor, boarding pass tiket pesawat serta uang tunai sebesar Rp2 juta dan uang ringgit Malaysia sebesar RM325.

Dalam kasus ini tersangka M alias Y melanggar Pasal 81 Jo Pasal 83 UU No 18 Tahun 2017 tentang perlindungan pekerja migran Indonesia di luar negeri. Dengan ancaman pidana maksimal 10 tahun penjara dan denda senilai Rp15 miliar. (K5/K5)

Terkait