487 Orang di Semarang Terpapar Covid-19 Karena Pede Usai Vaksinasi

15 Mei 2021

SEMARANG - Kabar kurang menyenangkan datang dari Kota Semarang terkait dengan penambahan kasus positif Covid-19. Lebih memprihatinkan lagi, penambahan kasus tersebut justru menimpa orang yang sudah mendapatkan vaksinasi.

Data dari Dinas Kesehatan Kota (DKK) Semarang, sebanyak 487 orang di Semarang terkena Covid-19 usai vaksinasi virus corona. Mereka terinfeksi lantaran merasa percaya diri kebal terhadap virus tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, M Abdul Hakam menyebut kelalaian masyarakat yang sudah divaksinasi dalam mematuhi protokol kesehatan menjadi faktor utama mereka terpapar virus corona.

"Dalam minggu ini 487 terpapar Covid-19 walaupun sudah divaksinasi tahap pertama. Masalahnya sama seperti sebelumnya karena prokesnya turun, merasa pede karena sudah divaksinasi," ungkapnya (15/5).

Bagi Hakam, vaksinasi bukan satu-satunya cara dapat terhindar dari Covid-19. Vaksinasi hanya mengurangi efek kesakitan ketika seseorang terpapar virus corona serta mengurangi angka mortalitas (kematian).

"Dalam dua minggu ini, di rumah dinas itu sepertinya yang datang dengan kasus yang cukup berat, tapi belum dilakukan pemeriksaan mutasi genetik dari virus tersebut," paparnya.

Hakam, seperti dikutip dari IDNTImes, menegaskan, Covid-19 sampai saat ini belum ada obatnya. Ia berharap, dengan kepatuhan terhadap pelaksanaan protokol kesehatan, seperti mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas dapat menekan angka penularan.

"Belum ada obat untuk mencegah paparan Covid-19, hanya dengan patuh pada prokes. Yang paling banyak memang kasusnya baru sekali divaksinasi lalu terkena Covid-19 tapi kan kita tidak tahu apakah sebelum divaksinasi mereka ternyata sudah terpapar," katanya. (Kan3)

Terkait