6 Pasangan Tak Resmi Diciduk Petugas Satpol PP dari Kamar Hotel di Klaten

2 Juli 2022
(Foto :solopos.com/taufiq sidik prakoso)

KLATEN - Enam pasangan bukan suami istri terjaring razia petugas gabungan di sejumlah hotel di Klaten, Kamis. Saat diamankan, salah satu pasangan beralasan cuman numpang mandi.

Kepala Satpol PP dan Damkar Klaten Joko Hendrawan menjelaskan, razia digelar guna penegakan Peraturan Daerah (Perda) 27 tahun 2002 tentang Larangan Pelacuran.

Razia sendiri digelat atas tim gabungan yang terdiri dari Satpol PP dan Damkar, TNI, Polri, serta Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (Dissos P3AKB) di sepanjang jalan raya Solo-Yogyakarta.

”Berdasarkan hasil razia, seorang perempuan yang diduga PSK akan kami kirim ke panti rehabilitasi di Solo. Sedangkan pasangan tidak resmi wajib apel di kantor Satpol PP sebanyak 20 kali. Apabila mereka tidak mengindahkan kewajiban tersebut, kami akan surati keluarga serta kepala desa mereka berasal,” jelas Joko seperti dikutip Solopos.com.

Saat ditanya, sejoli remaja yang terjaring razia beralasan berada di satu kamar hotel untuk menumpang mandi sebelum melamar pekerjaan di salah satu perusahaan di Klaten. P mengaku sudah mengenal R setahun ini dan dia dijemput R pada Kamis pagi untuk diantar melamar pekerjaan.

”Tadi hanya mandi. Mandinya pun bergantian. Hari ini mau melamar pekerjaan,” kata P dan disahut R menunjukkan rambutnya masih basah dengan alasan selepas mandi di kamar hotel.(tsp/kan1)