Dianggarkan Rp 19 M, Jarak Tempuh Banjarnegara-Dieng Makin Dekat, Hanya 45 Menit

2 Juni 2021

BANJARNEGARA - Akses menuju kawasan wisata Dieng tidak lama lagi akan semakin mudah dan cepat. Akses ini terutama dari Banjarnegara menuju ke Dieng. Jarak tempuh dari Banjarnegara menuju kawasan wisata di Dataran Tinggi Dieng akan semakin dekat. Hal ini seiring dengan diperbaikinya jalur Singamerta-Dieng melalui Mlipiran.

Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono mengatakan, jika hendak ke Dieng lewat Wonosobo membutuhkan waktu 2 jam, sedangkan melalui jalur Singamerta-Mlipiran tersebut kurang lebih hanya 45 menit.

"Kalau hari ini sedang dilakukan pemasangan jembatan. Jadi dari Singamerta menuju Madukara, kemudian Mlipiran, langsung nanti Pagentan, langsung Dieng, kurang lebih sekitar 24 kilometer," katanya kepada wartawan, Rabu (2/6).

Menurut dia, perbaikan jalur Singamerta-Dieng dilakukan dalam rangka memberikan akses karena Dieng merupakan salah satu destinasi wisata milik dunia.

"Kalau kita nggak memberikan akses yang tercepat, siapa yang mau singgah ke sana," katanya.

Ia mengatakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjarnegara telah menganggarkan sebesar Rp19 miliar untuk perbaikan jalur Singamerta-Dieng dan ditargetkan selesai pada akhir tahun 2021.

Menurut dia, ruas jalan tersebut memiliki lebar 6 meter serta dibangun menggunakan konstruksi beton dan sebagian aspal dengan dua lapis, masing-masing tujuh cm dan empat cm.

"Kemarin saya dapat informasi, pekerjaannya sudah mencapai 50 persen. Mudah-mudahan, informasinya Agustus selesai, kontraknya sampai November," katanya.

Ia mengatakan wisatawan dari arah Jakarta, Semarang, maupun wilayah Pantura lainnya saat sekarang dapat menuju Dieng melalui jalur Batang.

"Dari Batang menuju Dieng kira-kira hanya satu jam. Jadi nggak perlu lewat Wonosobo lagi," katanya.

Dengan demikian, seperti dikutip dari antaranews.com, keberadaan jalur Singamerta maupun Batang berdampak pada peningkatan ekonomi di antaranya dengan makin banyaknya homestay yang dibuka masyarakat Dieng. (Kan3)