Dianggarkan Rp 6,7 M, Warungasem Akan Dijadikan Kota Baru di Kabupaten Batang

4 Mei 2021

BATANG - Sesuai dengan slogan Kabupaten Batang, yakni Batang Berkembang, saat ini Kabupaten Termuda di Jateng ini terus menunjukkan perkembangan signifikan. Selain munculnya Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang yang berdampak besar pada kemajuan kawasan, juga pembangunan bidang lain tak kalah gencar dilakukan.

Salah satunya adalah membuat rintisan kota-kota baru yang potensial.

Untuk mewujudkan misi tersebut, Pemerintah Kabupaten Batang berupaya semaksimal mungkin membangun infrastruktur.

Bupati Batang Wihaji menyampaikan, infrastruktur tetap menjadi prioritas di wilayah desa yang mempunyai potensi kota baru.

“Secara bertahap akan dilakukan pembangunan,” katanya usai menggelar Tarawih Ukhuwah, di Masjid Baiturrohman, Desa Sijono, Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang, Senin (3/5).

Infrastruktur di Kecamatan Warungasem sudah mulai dianggarkan Rp 6,7 miliar untuk memperbaiki jalan.

Untuk pondok pesantren Al Mabrur sebesar Rp150 juta. Termasuk generasi muda yang bersemangat berwirausaha dalam produksi kerupuk kulit.

“Ini sebagai semangat anak muda untuk berkarya dengan potensinya,” jelasnya.

Warungasem akan menjadi kota baru di Batang, melihat perkembangan pembangunan pemukiman yang berkembang pesat.

Camat Warungasem Darsono seperti dikutip dari berita.batangkab.go.id mengharapkan, agar melalui Tarawih Ukhuwah ini membawa keberkahan bagi seluruh warga.

“Terima kasih Bapak Bupati dan Wakil Bupati berkenan hadir,” tuturnya.

Desa Sijono aksesnya tidak terlalu jauh dari pusat kota. Sarana prasarana pun sudah makin baik.

Desa ini direncanakan akan dijadikan percontohan Desa Bersih dari Narkoba (Desa Bersinar). Selain itu dipersiapkan menjadi Desa Tangguh dalam menghadapi pandemi Covid-19. (Kan3)