Geger !!!Temuan Kerangka Manusia di Pos 1 Gunung Lawu

20 September 2022
Foto:Istimewa/Polres Karanganyar

KARANGANYAR - Kabar penemuan kerangka manusia di sekitar Pos 1 jalur pendakian gunung Lawu membuat geger warga. Kabar tersebut bahkan sampai diterima Polda Jawa Tengah.

Sontak tim Inafis Polres Karanganyar bersama sukarelawan melakukan pencarian kerangka manusia seperti yang dikabarkan tersebut.

Anggota Anak Gunung Lawu (AGL) Karanganyar, Budi alias Babi, mengatakan ada 25 anggota Inafis dan sukarelawan yang melakukan pencarian di jalur pendakian Gunung Lawu. Mereka menyisir jalur pendakian Gunung Lawu melalui Pos Cemoro Kandang, Tawangmangu.

”Kami berangkat sejak pukul 08.00 WIB. Kemudian disusul Inafis,” kata dia seperti dikutip Solopos.com, Senin (19/9).

Tim melakukan pencarian sesuai kabar penemuan kerangka manusia yang beredar. Berbekal informasi ini tim menyisir jalur pos 1. Namun setelah dilakukan penyisiran di sekitar lokasi tersebut, tidak ditemukan kerangka manusia sebagaimana kabar yang beredar.

“Jadi ada info dari satu warga lalu berkembang ke warga lainnya sampai ke Polda bahwa ada temuan kerangka manusia di sekitar Pos 1. Setelah kita sisir, hasilnya nihil,” katanya.

Polisi bersama sukarelawan akhirnya menutup pencarian setelah tidak ditemukan kerangka manusia di sekitas Pos 1 pendakian Gunung Lawu.

“Sudah close. Tidak ada temuan kerangka manusia,” katanya. Sebelumnya, seorang pendaki asal Kecamatan Jebres, Kota Solo, Dedi Satrio, 41, meninggal dunia saat mendaki Gunung Lawu pada Minggu (18/9).

Informasi yang dihimpun Solopos.com dari berbagai sumber menyebutkan korban meninggal dunia di Pos 3 Gunung Lawu. Korban meninggal diduga karena mengalami serangan jantung saat mendaki.

Korban mendaki Gunung Lawu melalui jalur pendakian Cemoro Sewu, Kabupaten Magetan, Jawa Timur pada Minggu (18/9).

Korban mendaki bersama rombongannya. Sesampainya di pos 3, korban diduga mengalami kelelahan. Kemudian, korban sempat beristirahat. Saat itulah korban pingsan. Namun, saat dicek sekitar pukul 13.05 WIB, korban sudah meninggal dunia.(tr/kan1)