Hanya 12 Hari, Residivis Asal Banyumanik Semarang Memperdaya dan Menggasak Motor Tiga Wanita di Bandungan

30 April 2021

UNGARAN - Apa yang telah dilakukan oleh Agus (38), warga Taman Durian III Srondol Wetan, Banyumanik, Kota Semarang terbilang nekat dan tanpa perhitungan. Karena hanya dalam waktu 13 hari, tersangka berhasil mengerjai tiga perempuan sekaligus.

Para korban tidak hanya diajak berbuat intim, namun juga digasak seluruh barang berharga yang dibawanya.

Aksi pertama dilakukan Senin, 29 Maret 2021 pukul 11.00 terhadap wanita berinsial SPMW (22) warga Dusun Daleman, Desa Kadirejo, Pabelan, Kabupaten Semarang. Korban dikerjai tersangka di hotel Santika kamar G Bandungan. Tersangka berhasil menggasak motor Honda Vario 123 nopol H 4135 AOC warna hitam, HP merek OPO A1K warna merah, dan tas berisi surat-surat.

Aksi kedua pada Kamis, 1 April 2021 pukul 15.17 di Hotel Merissa Jalan Lemahabang-Bandungan, Bergas Kidul. Korbannya berinisial ER (21) warga Kupang Tegal, Kelurahan Kupang, Ambarawa. Korban kehilangan motor Honda Scoopy warna merah nopol H 2492 ASC.

Kemudian aksi ketiga pada Sabtu, 10 April 2021 sekitar pukul 21.30 di Hotel Utomo nomor 28 Bandungan. Menimpa wanita berinisial IMJ (21) warga Dusun Krajan, Lemah Ireng, Kecamatan Bawen. Barang milik korban yang dibawa kabur motor Honda Beat warna hitam nopol H 4706 ASC, HP merek OPPO type A15 warna biru muda, dan dompet berisi uang tunai Rp 250 ribu.

Kapolres Semarang AKBP Ari Wibowo menjelaskan tersangka Agus ditangkap setelah tiga wanita yang menjadi korbannya melaporkan polisi. Tersangka merupakan pelaku pencurian sepeda motor dengan modus berpura-pura membooking pemandu karaoke (PK) di Bandungan untuk diajak kencan.

“Jadi ada tiga wanita yang menjadi korbannya. Aksi kejahatannya dilakukan di tiga lokasi hotel yang berbeda. Modusnya ia berpura-pura mengajak kencan wanita yang dengan iming-iming dibayar sejumlah uang,” ujar Kapolres didampingi Kasat Reskrim AKP Tegar Satrio Wicaksono dalam gelar perkara di halaman Polres Semarang, Kamis (29/4).

Disebutkan, para korban dikenal tersangka melalui aplikasi Michat. Setelah kenalan tersangka mulai menebar tipu dayanya dengan mengajak kencan di hotel. Korban kemudian diajak berhubungan intim di hotel, setelah itu tersangka memanfaatkan waktu lengah korban saat sedang mandi.

“Setelah berhubungan intim, korban mandi untuk membersihkan diri. Saat itulah tersangka beraksi, sepeda motor dan barang berharga miliki korban seperti HP dan dompet dibawa kabur,” jelas Kapolres.

Berdasarkan catatan kejahatan seperti dikutip dari ungarannews.com, tersangka yang juga residivis dalam kasus yang sama ini, lanjut Kapolres, dalam kurun waktu 13 hari melakukan aksi sebanyak 3 kali. Korban yang diincar adalah wanita yang bisa dibooking dan membawa motor.

“Barang bukti sepeda motor hasil curiannya 2 diantaranya berhasil kita amankan. Satu motor yakni Honda Beat masih kita lakukan pencarian. Tersangka kita kenakan pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara,” tegasnya. (Kan3)

Terkait