Hati-Hati! Modus Pencurian Motor, Gandakan Kunci Sepeda Motor Rekan Kerja

22 Juni 2021

KARANGANYAR - Berbagai upaya dilakukan oleh oknum penjahat untuk mendapatkan target kejahatannya. Salah satunya dilakukan oleh warga Kalijambe, Sragen, WAK (24). Dalam aksinya, pelaku berpura-pura meminjam sepeda motor Honda Beat milik korban SW (13), kemudian menggandakan kunci kontaknya. Setelah sepeda motor itu dikembalikan, pelaku menunggu korban lengah kemudian mencurinya.

Korban menyadari sepeda motornya raib pada Selasa (1/6) pukul 21.30. SW yang baru lima hari bekerja ditempat yang sama dengan WAK, kebingungan mencari di sekitar belakang Pasar Tuban. Ia memarkirkan sepeda motornya di sana. Dengan diantar orangtuanya, ia kemudian lapor polisi.

Polisi yang mencari petunjuk, berhasil mendapatkan rekaman CCTV yang menyorot lokasi parkiran. Ternyata sepeda motor itu diambil Riko Aji dan M Fahrul. Saat polisi menanyai keduanya, mereka mengaku disuruh WAK. Seperti yang WAK bilang, itu sepeda motornya yang belum lama dibeli. WAK menyerahkan kunci kontak sekaligus menyerahkan sepeda motor itu ke Riko dan Fahrul untuk menebus pinjaman.

Wakapolres Karanganyar Kompol Purbo Adjar Waskito mengatakan pelaku dibekuk unit reskrim Polsek Gondangrejo di tempat kerjanya, Kafe Rainbow kios Pasar Tuban Gondangrejo. Polisi mengantongo bukti berupa rekaman CCTV sepeda motor warga merah itu diambil bukan pemiliknya serta keterangan tukang duplikat kunci.

“Pelaku meminjam sepeda motor korban. Katanya mau mengambil mesin blender. Tak tahunya kunci kontak diduplikat. Setelah motor dan kunci dikembalikan, korban tidak menaruh curiga,” kata Wakapolres kepada KR (21/6).

“Jadi, WAK menyuruh dua saksi tersebut mengambil motor. Kunci sudah diserahkan. Itu kunci duplikat namun tidak diketahui dua saksi,” katanya.

Barang bukti kasus ini berupa sepeda motor Honda Beat AD 4396 ARE, kunci duplikat sepeda motor dan STNK. Pelaku dijerat pasal 363 ayat (1) ke-5 KUHP dengan ancaman pidana kurungan maksimal 7 tahun.

Kepada penyidik, seperti dikutip dari KRJogja.com, pelaku mengaku terpaksa membuat skenario itu supaya utangnya lunas. Ia berencana menjual sepeda motor itu via medsos.

“Utang saya banyak tapi enggak tahu gimana caranya. Jadi mencuri dengan drama seperti ini,” katanya. (Kan3)

Terkait