Hujan, Banjir Rob di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Naik Lagi

20 Juni 2022
Sejumlah pekerja pun terlihat keluar dari pelabuhan dengan kondisi celana dan pakaian yang basah (FOTO :inibaru.id)

SEMARANG - Hujan yang terjadi sejak Senin (20/6) sore tadi, membuat air rob di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang kembali naik. Ketinggian air kini setinggi 30-40 cm, sementara aktivitas warga dan pekerja sekitar pelabuhan berangsur normal.

Banjir rob kali ini merupakan banjir rob terparah usai ditambalnya tanggul yang sempat jebol beberapa waktu lalu.

Sejumlah karyawan yang memaksa menerjang rob mengendarai kendaraan roda dua mogok sepeda motornya. Sementara sebagian warga menumpang truk untuk keluar atau masuk kawasan Pelabuhan Tanjung Emas.

Hingga pukul 15.45 WIB sore tadi air rob di kawasan Pelabuhan Tanjung Emas terus meninggi.

Sejumlah pekerja pun terlihat keluar dari pelabuhan dengan kondisi celana dan pakaian yang basah.

Arus air terlihat mengalir ke arah timur semakin meluas ke daratan,dan merambah ke bagian dimana motor-motor karyawan terparkir dan alhasil banyak yang terendam hingga sebagian tidak bisa dihidupkan.

Sejumlah warga dan pekerja di area pelabuhan juga terlihat masih berdiri di pinggir-pinggir jalan yang tak terkena air. Diperkirakan, di dalam pelabuhan banjir mencapai 1 meter.

"Mulai jam 2 tadi mulai tinggi," kata seorang pekerja bernama Rizky Putra (22) yang dikutip dari detik.com.

Banjir terparah menurutnya berada di sekitar Pos 1 Pelabuhan Tanjung Emas. Jika diukur dari tinggi tubuhnya, banjir mencapai pinggang orang dewasa.

"Tadi banjir sampai segini (pinggang)," katanya.(mbr/kan1)

Terkait