Istilah Perpanjangan PPKM Dinilai Membingungkan

21 Juli 2021

JEPARA - Pemerintah pusat memutuskan untuk memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Namun istilah yang digunakan berbeda, yakni PPKM level 3 atau PPKM level 4. Hal ini justru dinilai membingunggkan. Terutama bagi pemerintah daerah yang melaksanakan.

Apalagi instansi yang memutuskan level suatu daerah juga belum jelas. Pemkab Jepara termasuk daerah yang mengalami kebingungan dengan keputusan level tersebut. Jadi belum bisa memutuskan akan memberlakukan bagaimana.

Sebetulnya Pemkab Jepara patut berbangga karena bukan termasuk kategori level 4. Namun, sampai saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara belum mengetahui pada level berapa daerah Bumi Kartini berposisi.

Bupati Jepara, Dian Kristiandi menyebut, dalam rapat daring dengan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Jepara masuk wilayah PPKM level 2.

Sementara Menteri Dalam Negeri menyampaikan Kota Ukir masuk dalam wilayah PPKM level 3. Perbedaan pendapat inilah yang menyebabkan ketidakjelasan level Kabupaten Jepara.

“Keterangan masih berbeda untuk Kabupaten Jepara. Kami akan lakukan evaluasi yang sebenarnya seperti apa. Setelah tanggal 25 (Juli 2021, red) nanti akan kami tentukan pakai ketentuan level berapa,” ungkap Andi, Rabu (21/7).

Andi menjelaskan, selain level 4, penerapan PPKM sedikit longgar. Misalnya pemberlakuan waktu operasional pada pasar tradisional dan usaha kecil. Serta pengaturannya ditentukan oleh pemerintah daerah.

“Makanya ini kami masih menunggu, Jepara masuk level berapa. Kalau masuk level dua ya, akan segera kita atur. Misalnya kalau level tiga warung boleh buka sampai jam 20.00, berarti nanti kalau level dua apakah sampai jam 21.00 atau 22.00,” kata Andi.

Berdasarkan data pada Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara, seperti dikutip dari murianews.com, selama penerapan PPKM Darurat terjadi penurunan bed occupancy rate (BOR) pasien Covid-19 di rumah sakit dan lokasi isolasi terpadu.

Angka kasus aktif positif Covid-19 juga mengalami penurunan. Saat ini angka aktif positif Covid-19 di Jepara sebanyak 716 kasus, baik yang dirawat maupun isolasi mandiri. (Kan3)