Jemaah Indonesia Mulai Berangkat ke Mekkah

16 Juni 2022

MADINAH - kanal9.id - Seluruh jemaah calon haji Indonesia diperkirakan akan berada di Mekkah Al Mukarromah pada 4 Juli 2022 mendatang. Hal ini disampaikan oleh Kepala Daerah Kerja Mekkah, Muhammad Khanif ketika menyampaikan kesiapan untuk kedatangan seluruh jemaah baik gelombang I dan gelombang II di Mekkah.

"Diperkirakan seluruh jemaah tiba di Mekkah ini pada tanggal 4 Juli 2022, baik gelombang pertama maupun gelombang kedua," ungkap Khanif kepada Tim Media Center Haji, Kamis (16/6/2022).

Khanif pun menyampaikan, untuk gelombang II jemaah yang tiba di Jeddah akan diberangkatkan ke Mekkah.

"Yang gelombang I, terakhir nanti sekitar 19 Juni ini sudah berada di Mekkah. Jadi, sampai dengan 18 Juni semua jamaah saat ini tiba di Madinah akan diberangkatkan ke Mekkah. Nanti bergabung dengan gelombang II yang datang dari Jeddah. Gelombang II tiba di Jeddah lalu diberangkatkan ke Mekkah," ungkap Khanif.

Adapun terkait persiapan fasilitas dan layanan sudah disiapkan.

"Fasilitas kita sudah siapkan, baik gelombang I maupun gelombang II termasuk fasilitas transportasi, akomodasi, dan katering," jelas Khanif lebih lanjut.

Khanif lantas sangat bersyukur, jemaah yang sudah sampai di Mekkah dalam kondisi baik dan tidak ada yang wafat.

"Alhamdulillah jamaah kita di Mekkah belum ada yang wafat," tutur Khanif seraya bersyukur.

Khanif pun berujar, bahwa seluruh jemaah calon haji Indonesia dapat menggunakan fasilitas transportasi yang sudah disediakan, sehingga tidak perlu repot mencari kendaraan transportasi.

"Transportasi di tahun ini memang disediakan untuk seluruh jamaah haji kita. Jadi seluruh wilayah yang ditempati jamaah haji disediakan transportasi. Jadi kita berharap para jamaah haji memanfaatkan transportasi yang ada, karena tidak dipungut biaya sama sekali, gratis. Memang ada pihak-pihak yang menawarkan, seperti taksi dan sebagainya, tapi sekali lagi untuk keamanan dan kenyamanan silakan transportasi yang sudah ada, seperti transportasi shalawat yang mengantarkan jamaah dari pemondokan ke Masjidil Haram," pungkas Khanif.

Layanan untuk jemaah haji baik itu fasilitas dan akomodasi terbilang lengkap di Tanah Suci. Bahkan untuk haji khusus pun juga sudah disediakan layanan yang sama, hanya saja berbeda dari segi jumlah dan lokasi.