Jengkel Selalu Ditagih Hutang, Mahasiswa asal Sukabumi Menghabisi Korban Dengan Sadis

16 Mei 2021

SUKABUMI - Ketika sudah terjepit, seseorang bisa lupa segalanya. Segala hal dilakukan tanpa mnggunakan akal sehat dan tanpa mempertimbangkan akibatnya. Hal itu juga dilakukan seorang mahasiswa asal Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat berinisial TRB (24).

Karena terus ditagih hutang oleh rekannya, tersangka melakukan pembunuhan berencana yang mengakibatkan seorang korban tewas di tempat dan satu lainnya luka parah. Akibatnya ancaman hukuman mati sudah menantinya.

Kapolres Sukabumi AKBP Lukman Syarif di Sukabumi menjelaskan bahwa tersanggka TRB telah melakukan pembunuhan dengan perencanaan yang matang.

"Tersangka yang merupakan warga Kampung Cikiwul RT 04/02, Desa Bojongsari, Kecamatan Jampangkulon ini kami jerat dengan pasal pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman paling berat hukuman mati," kata Kapolres (15/5)

Pada kasus ini, pemuda tersebut dikenakan pasal tindak pidana pembunuhan berencana dan atau penganiayaan yang mengakibatkan meninggal dunia sebagaimana dimaksud dalam Pasal 340 subsider Pasal 338 subsider Pasal 351 Ayat (3) KUHP dengan ancaman pidana mati atau penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu paling lama 20 tahun.

TRB membuat skenario untuk menghabisi nyawa korbannya, Edi Hermawan. Setelah rencananya tersusun rapi, tersangka menelepon Dariansyah (suruhan Edi) untuk datang ke rumahnya terkait dengan pembayaran utang.

Pada Rabu (12/5) malam, Edi dan Dariansyah yang diantar Hidayat, seorang sopir tiba di rumah tersangka di Kampung Cikiwul. TRB menyambut calon korbannya itu, namun untuk memuluskan aksinya tersangka meminta Dariansyah ke rumah ibu pelaku yang beralasan ada pembicaraan khusus dengan Edi.

Setelah Dariansyah pergi dan Edi seorang diri dalam rumahnya, tersangka menjalankan aksinya secara sadis, membacok kepala korban dengan golok dan menusuk dada serta perut Edi menggunakan pisau dapur.

Akibatnya Edi tewas di tempat. Dariansyah ikut menjadi bulan-bulanan tersangka saat hendak pulang dari rumah ibu tersangka. Dariansyah dicegat dan langsung dibacok TRB dengan menggunakan samurai secara membabi buta.

Tersangka kemudian melarikan diri ke areal perkebunan. Pada Jumat (14/5), tersangka berhasil ditangkap personel Satreskrim Polres Sukabumi. Betis terpaksa ditembak petugas karena hendak melarikan diri dan mencoba melawan polisi.

Lukman, seperti dikutip dari mediaindonesia.com menambahkan aksi tersangka sudah tersusun rapi, sedangkan motif pemuda ini menghabisi nyawa korban karena emosi selalu ditagih utang hingga akhirnya memutuskan menghabisi nyawa Edi. (Kan3)

Terkait