Joan Mir Tolak Anggapan Juara Dunia Karena Marquez Cedera

16 November 2020

VALENCIA - Pembalap Suzuki Ecstar Joan Mir sukses mengunci gelar juara dunia MotoGP pada GP Valencia di Sirkuit Ricardo Tormo, Minggu (15/11) setelah finis ketujuh dalam balapan yang dimenangkan pembalap Petronas Yamaha SRT Franco Morbidelli tersebut. Namun muncul anggapan bahwa keberhasilan Mir bernilai lebih rendah, karena musim ini sang juara dunia delapan kali, Marc Marquez absen nyaris satu musim balapan.

Mir sendiri mengaku tidak setuju dengan anggapan tersebut, sebab menurutnya apa yang ia raih adalah valid dan kejadiannya hampir sama dengan apa yang dialami Marquez di MotoGP 2013, dimana pada saat itu Jorge Lorenzo dan Dani Pedrosa mengalami cedera hampir sepanjang musim.

"Marc bukannya absen total. Ia sempat balapan tahun ini, namun cedera. Ia tidak diculik. Ia absen akibat kesalahan sendiri. Apa yang saya alami tahun ini, sama dengan apa yang ia alami pada tahun pertamanya di MotoGP, saat Dani dan Jorge cedera. Jadi, apakah gelar dunia Marc kala itu juga punya nilai yang rendah?" tanya Mir sebagaimana dikutip dari Bola.net, Senin (16/11).

"Kontrasnya, saya justru memberikan nilai lebih tinggi pada gelar Marc kala itu, karena ia sukses meraih gelar perdana di MotoGP pada tahun pertamanya. Ayo, kita lihat siapa yang merendahkan gelarnya. Jelas, orang yang suka membicarakan Marc dengan cara itu adalah orang-orang yang tak paham balap motor," tambahnya.

Pembalap asal Spanyol itu pun juga mengaku lega, sebab ia diperkirakan dapat mengulangi pencapaian Emilio Alzamora pada GP125 musim 1999 dengan meraih juara dunia tanpa satu kemenangan pun yang diraih. Untungnya, pembalap 23 tahun itu berhasil memenangkan GP Eropa yang berlangsung seminggu sebelum ia mengunci gelar, namun ia tetap menghormati pencapaian Alzamora waktu itu.

"Saya sangat menghormati Emilio. Ia juara dunia. Tapi bedanya, saya dapat satu kemenangan. Ini tahun kedua saya di MotoGP, dan atas alasan tertentu Suzuki bukanlah pabrikan yang menang paling banyak. Tapi kami konsisten dan performa kami imbang di segala area. Inilah yang membantu kami juara," pungkas Mir.

Absennya Marquez memang mengacaukan peta persaingan juara dunia MotoGP musim ini sehingga memunculkan pro kontra tentang siapa yang meraih juara dunia musim ini karena tidak ada preferensi performa, namun Marquez dan para pembalap menentang hal tersebut dan menganggap peta persaingan berubah akibat ban belakang baru dari Michelin. (Riz/Kan3)

Terkait