Kawasan Stasiun Tegal Bakal Ditata untuk Mempercantik Wajah Kota

4 Juli 2022
Rapat Koordinasi Pemkot Tegal dengan PT KAI Daop IV Semarang membahas penataan kawasan stasiun Tegal

KOTA TEGAL - Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal dan PT. Kereta Api Indonesi (KAI) Daerah Operasional (Daop) 4 Semarang duduk bersama membahas tindak lanjut penataan Kawasan Stasiun Tegal. Adapun penataan direncanakan akan difokuskan pada pasar Alun-alun, kawasan lahan parkir, eks penertiban dan pelebaran di Jalan Kol Sudiarto, Tentara Pelajar dan eks pasar burung.

Wali Kota Tegal Dedy Yon mengatakan sebagai wajah kota, selain terminal, stasiun saat ini masih terlihat kurang enak dipandang. Untuk itu Pemkot ingin bersinergi dengan PT KAI untuk menata sehingga dalam jangka waktu panjang akan menjadi lebih bagus.

“Pembangunan yang dilaksanakan memang membutuhkan proses. Namun tentunya besok akan lebih bagus,"kata Dedy Yon.

Jantung kota, kata Dedy Yon, ada di depan Balai Kota, Alun-alun, Stasiun dan Terminal dan itu, dengan wajah kota sejajar, satu lingkungan. Dominan di stasiun sudah dianggap sebagai ruang publik utama dan sebagai barometer kota.

"Alhamdulillah kawasan tersebut sebagian sudah tertata. Namun di sebelah timur perlu penataan,” ungkap Wali Kota.

Wali Kota meminta PT KAI untuk menata kawasan Stasiun dengan membangun gedung dan memanfaatkan semaksimal mungkin lahan yang ada. "Bila perlu stasiun dibangun tiga lantai. Kalau bisa pasar malam dibangun dengan seperti pusat grosir tiga lantai. Di stasiun dibuat kanopi balkon untuk jualan di atas dan bawah untuk parkir,” pinta Wali Kota.

Penataan Jalan Kol Sudiarto pun diminta untuk segera dilaksanakan. Sementara parkir stasiun eksisting agar dipindah ke Utara dengan luas 6.800 meter persegi yang juga akan digunakan sebagai lahan parkir dengan daya tampung 160 bus pariwisata.

"Dengan pindahnya lahan parkir seluas 600 meter persegi ke yang lebih luas, Wali Kota menyebut hal itu sebagai solusi. Sementara lahan parkir depan stasiun akan dijadikan jalan biasa lurus dari Jalan Kol Sudiarto sepanjang kurang lebih 700 meter ke Utara dan ke Jalan Semeru sepanjang 400 meter.

Plt. Executive Vice President Daerah Operasi 4 Semarang, Wisnu Pramudyo, mengatakan mendukung penataan kawasan stasiun Tegal dan sekitarnya, termasuk Taman Pancasila, Pasar Malam dan Jalan Kol. Sudiarto. Terkait perencanaan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Pemkot Tegal.

“Stasiun kemarin sudah didesain dan harus diusulkan karena biaya sangat besar diluar kapasitas Daop 4 dengan skema investasi,” kata Wisnu.

Menurut Wisnu, pihaknya akan menjadwalkan ulang peresmian bersama Taman Pancasila. Terkait pemanfaatan Gedung Birao, itu dikelola oleh anak perusahaan PT KAI yang nantinya dimanfaatkan untuk kerjasama dengan umum, pelaksanaan event maupun perorangan.

“Sehingga masyarakat bisa menikmati warisan budaya dan udah-mudahan bisa diselesaikan dengan baik dan dikomunikasikan untuk tujuan bersama. Sama-sama milik negara dan diperuntukkan untuk umum dan masyarakat sehingga diharapkan dapat diselesaikan dengan baik pula,”ungkap Wisnu.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Kota Tegal, Sugiyanto mengatakan desain rencana penataan Jalan Panggung Timur dan Kol Sudiarto sudah ada. Tahun ini sudah ada anggaran dan Juli ini sudah proses tender.

“Penataan Jalan Kol Sudiarto lurus depan stasiun dan sepotong Semeru kita akan laksanakan,” ungkap Sugiyanto.(K5/K5)