Ke Pasar Mbongawani Kabupaten Ende dan Bagi Bansos, Jokowi Didoakan Panjang Umur

2 Juni 2022
oto: BPMI Setpres/Laily Rachev)

ENDE - Usai memimpin upacara peringtan hari lahir Pancasila, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) bersama Ibu Iriana Joko Widodo menyempatkan diri berkunjung ke Pasar Mbongawani di Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur pada Rabu (1/6) siang. Di sana, Kepala Negara busana adat Ende menyapa para pedagang dan membagikan bantuan sosial.

Suasana pun terlihat ramai karena sejumlah masyarakat turut menyambut kehadiran Presiden beserta Ibu Negara. Selain memberikan bantuan sosial, mampir di lapak milik salah seorang pedagang di pasar tersebut yang bernama Sofia untuk membeli lima gelas cabai Ende. “Berapa?” tanya Presiden seperti dilansir setkab.go.id.

Pertanyaan presiden pun langsung dijawab Sofia, "Rp5.000 Pak, satu gelas,”ujarnya seraya tersenyum dan mengucap syukur setelah Jokowi memberikan sejumlah lembar uang kepadanya.

Bukan hanya para pedagang, masyarakat Kabupaten Ende juga sangat antusias untuk bertemu Presiden Jokowi. Salah satu warga, Perdinasidah, tidak menyangka akan dipanggil Presiden ketika berdiri bersama warga lain di sisi pasar.

“Terima kasih banyak Bapak, Ibu. Terima kasih banyak. Semoga Bapak panjang umur, saya juga panjang umur, ketemu dengan Bapak di sini, di Ende, Flores ini. Doa banyak supaya umur panjang bisa ketemu lagi. Terima kasih banyak Tuhan,”ucap Perdinasidah.

Terpisah, Bupati Ende Djafar Achmad mengatakan kehadiran Presiden Jokowi sangat dinantikan masyarakat Ende sejak beberapa hari lalu. Ia pun bersyukur, Presiden dapat hadir dan bertemu masyarakat di bumi lahirnya Pancasila tersebut.

“Berterima kasih kepada Bapak Presiden yang sudi menginjakkan kakinya di rahimnya Pancasila ini. Jadi antusiasme itu saya tidak bisa berkata-kata lagi dengan kata-kata lagi yang maksimal kecuali bersyukur kepada Tuhan Yang Mahakuasa,” ucap Djafar Achmad.

Turut mendampingi Presiden dan Ibu Iriana adalah Menteri Sosial Tri Rismaharini, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Gubernur NTT Viktor Laiskodat, dan Bupati Ende Djafar Achmad. (BPMI SETPRES/UN/K5)

Terkait