Kecelakaan Maut Terjadi di BKT Semarang, Pengendara CBR Meninggal Terpental Sejauh 5 Meter

18 Juni 2021

SEMARANG - Peristiwa naas terjadi pada seorang pemuda 18 tahun pengendara motor CBR 250 yang siang tadi mengalami kecelakaan hingga mengakibatkan ia tewas.

Kecelakaan ini terjadi bukan kecelakaan tunggal, melainkan ada dua kendaraan yang telah diamankan oleh pihak kepolisian.

Satlantas Polrestabes Semarang telah melakukan olah tempat kejadian perkara kecelakaan maut di Jalan Majapahit, dekat Jembatan Banjir Kanal Timur (BKT), Kota Semarang, Jumat (18/6).

Identitas kedua pemotor yang terlibat kecelakaan juga telah dikantongi pihak kepolisian. Korban pemotor Vega bernama Suyono (62), warga Wonodri Baru, Semarang Selatan, Kota Semarang. Korban alami luka ringan di kaki kiri sedang dalam perawatan RS Roemani Kota Semarang.

Korban tewas bernama Antonivo Caesar (18) atau akrab disapa Ivo, warga Jalan Udowo Barat, Bulu Lor, Semarang Utara, Kota Semarang. Korban merupakan pengendara CBR 250.

"Korban tewas di lokasi kejadian. Luka parah di kepala. Jenazah saat ini sudah berada di RSUP Dr Kariadi," papar Kasatlantas Polrestabes Semarang AKBP Sigit.

Dia menuturkan, kronologi kecelakaan bermula saat pemotor Vega melaju dari selatan ke utara. Ketika menyeberang diduga kurang waspada pandangan kiri.

Pemotor Vega juga tidak menunggu bebasnya arus sehingga terjadi kecelakaan lalu lintas dengan pemotor CBR yang dikendarai Ivo. Ketika kejadian Ivo melaju dari arah barat ke arah timur.

"Kerusakan motor terjadi pada CBR. Kerugian material Rp1 juta," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, pemotor CBR 250 bertuliskan Harta, Tahta, Della mengalami kecelakaan maut di Jalan Majapahit atau sisi barat Jembatan Banjir Kanal Timur, Jumat (18/6/2021).

Siapa sangka, gadis bernama Della yang dituliskan di motor tersebut datang ke lokasi kejadian bersama ayahnya. Della sempat bertanya kepada para relawan yang baru saja evakuasi mayat korban.

Selepas tahu bahwa pacarnya meninggal dunia dalam kecelakaan maut tersebut, gadis itu menangis histeris. Dia berulang kali kali menyebut nama Ivo.

"Iya ini anak saya Della, korban yang meninggal dunia itu Ivo, temen dekat anak saya," papar sang ayah.

Menurutnya, korban Ivo masih berstatus mahasiswa warga Gajahmungkur. Korban sebenarnya hendak menuju rumahnya di Jalan Unta Raya, Gayamsari yang tak jauh dari lokasi kejadian. Rencana, korban dan Della hendak jalan keluar bareng.

"Iya mau ke rumah. Korban biasa ke rumah saya," jelasnya.

Della terus menangis hingga bersimpuh di trotoar jalan dekat lokasi kecelakaan. Kondisi itu menyita perhatian warga dan pengguna jalan. Para emak-emak yang bersimpati sempat memberi minuman air mineral ke Della. Berhubung tangis Della semakin menjadi sang Ayah lantas membawanya pulang.

Sementara itu, saksi mata Edi menyebut , kecelakaan bermula saat CBR melaju kencang dari arah barat. Dia menduga kecepatan motor sport itu di atas 100 kilometer perjam.

Ketika di lokasi kejadian, ada seorang emak-emak mengendarai Beat hendak menyeberang dari arah selatan ke utara. Tak pelak manuver emak-emak tak dikenal itu membuat pemotor CBR kaget dan mencoba menghindarinya.

Nahas pemotor menyenggol seorang Bapak pengendara Vega yang tengah melaju pelan di sisi kiri jalan. Akibat senggolan CBR semakin oleng.

Tragisnya, CBR membentur trotoar sehingga tubuh pemotor terpelanting ke arah timur sekira 7 meter. Motor terlempar ke arah selatan sejauh 5 meter hingga membentur pembatas jalan berupa watter barrier.

"Selepas kecelakaan hanya ada dua korban itu. Emak-emak itu ga tau kemana karena kami fokus menolong para korban," bebernya.

Kondisi Korban, lanjut dia, pemotor CBR alami luka parah di bagian belakang kepala. Korban mengenakan helm full face. Celana kolor pendek dan jaket.

Tubuh korban tinggi besar melintang di tengah jalan posisi telentang kepala di selatan dan kaki di utara. Pemotor Vega seorang sales buku karena membawa banyak buku saat kejadian. Pemotor tersebut hanya alami luka parah di kaki kiri.

"Si Bapak sudah ditangani ambulance Hebat. Pemuda naik CBR langsung dibawa mobil jenazah ke RSUP Kariadi," ungkapnya.

Menurutnya, kerusakan kendaraan paling parah dialami CBR. Bagian depan sisi kiri remuk.

"Motor Vega tak alami kerusakan berarti," ucapnya.

Satlantas Polrestabes Semarang sudah terjun ke lokasi kejadian. Jajaran relawan juga turut di lokasi untuk membantu proses evakuasi. Dilansir dari tribunjateng.com. Proses evakuasi selesai sekira pukul 12.00 WIB. (HAP/Kan3)

Terkait