Kendaraan Tak Lolos Uji Emisi di DKI Jakarta Bakal Kena Denda, Motor Rp250 Ribu dan Mobil Rp500 Ribu

28 August 2023
jakarta.go.id

kanal9.id – Kendaraan yang melintas di wilayah DKI Jakarta dan tidak lolos uji emisi akan dikenai denda tilang sebesar Rp250.000 untuk motor dan Rp500.000 untuk mobil. Penilangan uji emisi untuk menekan polusi udara tersebut akan diterapkan mulai Sabtu (26/8/2023).

Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Latif Usman, di Balai Kota DKI Jakarta pada Rabu (23/8/2023).

“Tanggal 26 besok itu sudah mulai dilakukan. Kami akan ikut serta andil di mana polusi di Jabodetabek ini bisa menurun. Salah satunya adalah dengan transportasi yang sesuai dengan ketentuan, khususnya yaitu mengenai emisi gas buang,” ujar Latif.

Latif menjelaskan bahwa sistem penilangan uji emisi sama seperti penindakan pelanggaran lalu lintas pada umumnya, yaitu melalui beberapa tahapan yang mencakup sosialisasi, peneguran, dan penilangan. Bedanya, penilangan uji emisi akan dilaksanakan oleh Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta.

“Karena yang mempunyai alatnya kan dari mereka. Nah, kami akan lakukan membantu penilangan. Nanti itu alatnya ada di Dinas LH, dan nanti kami akan bekerja sama,” jelas Latif.

Baca juga: Tetapkan Aturan WFH 50 Persen, Pemprov DKI Jakarta: Tidak Boleh Pakai Daster dan Pergi Mudik

Latif menyebutkan bahwa sanksi tilang bagi kendaraan roda dua atau motor yang tidak lolos uji emisi adalah sebesar Rp250 ribu. Sementara itu, sanksi tilang untuk kendaraan roda empat atau mobil adalah Rp500 ribu.

Besaran sanksi tilang tersebut, kata Latif, sesuai dengan aturan dalam Pasal 285 Ayat 1 dan Pasal 276 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Terakhir, ia mengatakan bahwa Dirlantas Polda Metro Jaya berusaha mencari lokasi pemeriksaan uji emisi yang dirasa bebas dari hambatan kepadatan lalu lintas.*KM-06