Masyarakat Klaten Begitu Antusias Terima Dana Pembebasan Lahan Tol Solo Jogja

22 Juli 2021

KLATEN - Pembangunan jalan Tol Solo – Yogyakarta terus mengalami perkembangan. Terutama dalam hal pembayaran ganti rugi lahan yang diberikan kepada masyarakat terkena proyek. Selama tahun 2021 proyek ini telah menggelontorkan dana lebih dari 290 milyar rupiah untuk pembayaran ganti kerugian dan pelepasan hak atas obyek pengadaan tanah di Seksi 1.

Pembayaran terakhir untuk semester 1/ 2021 sebesar Rp 11,39 milyar dilaksanakan di Desa Ngabeyan Kecamatan Karanganom Kabupaten Klaten. Pembayaran ini dilakukan Sebelum PPKM Darurat Covid 19 di Wilayah Jawa dan Bali.

Masyarakat terdampak sangat antusias dan proaktif menyambut proses pembebasan lahan ini. Sebagian besar masyarakat terdampak sadar dengan adanya proyek pembangunan Tol Solo – Yogyakarta – YIA Kulonprogo ini akan diuntungkan dari segi manfaat dan finansialnya.

Direktur Teknik PT Jogjasolo Marga Makmur (JMM), Pristi Wahyono menjelaskan dengan direalisasikannya pembayaran ganti kerugian dan pelepasan hak atas obyek pengadaan tanah di Desa Ngabeyan, maka hingga saat ini total yang sudah dibebaskan adalah 1.413 bidang.

“Khusus untuk seksi 1.1 Ruas Solo – Klaten yang terdiri dari 3.233 bidang, telah bebas sebanyak 1.160 bidang atau setara 36 % dari total bidang yang dibutuhkan,” ungkap Pristi melalui rilis, Rabu (21/7).

Selain digencarkannya pembebasan lahan, seperti dikutip dari KRJogja, proses pembangunan konstruksi sudah dimulai sejak diterbitkannya Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) kepada PT. Adhi Karya (Persero) Tbk, selaku kontraktor pelaksana pekerjaan pembangunan Tol Solo – Yogyakarta – YIA Kulonprogo untuk Seksi 1.1 Ruas Solo – Klaten. (Kan3)