Pantauan Penyekatan Mudik 2021 Paling Ramai di Gerbang Tol Kalikangkung Semarang

3 Mei 2021

SEMARANG - Program penyekatan arus lalu lintas untuk mencegah adanya mudik lebaran 2021 sudah mulai dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Semarang.

Upaya ini dilakukan dengan menyiapkan sembilan posko penyekatan untuk mencegah lalu lalang pemudik menjelang masa Lebaran atau Idul Fitri 2021.

Para petugas dari Dinas Perhubungan (Dishub), Satlantas dan TNI akan berjaga di seluruh pos selama 24 jam bergantian.

Kepala Dishub Kota Semarang, Endro P Martanto, mengatakan bahwa dari kesembilan posko, lalu lintas paling ramai selama beberapa waktu terakhir berada di Gerbang Tol Kalikangkung, Ngaliyan.

Jumlah kendaraan yang melintasi gerbang tol tersebut diketahui meningkat sejak Jumat (30/4) malam hingga Minggu (2/5) pagi.

Pada Minggu pagi, jumlah kendaraan lebih banyak berada di jalur masuk ke Kota Semarang atau dari arah Jakarta.

Kondisinya di jalur itu ramai lancar, sedangkan di jalur keluar Kota Semarang atau arah Jakarta lengang.

Sebagian besar yang tampak merupakan mobil pribadi berpelat wilayah Jabodetabek dan Semarang Raya, sedangkan sisanya truk dan bus. Dilansir dari tribunjateng.com.

Seorang anggota Dishub Kota Semarang, Setiyo Elia, mengungkapkan bahwa peningkatan jumlah kendaraan terjadi sejak Jumat malam lalu.

"Saya jaga pada malam sampai pagi, dari pantauan yang meningkat yang masuk ke Kota Semarang," ujarnya.

"Meskipun terjadi peningkatan, arus lalu lintas masih ramai lancar, belum yang padat," tambahnya.

Meskipun demikian, hingga kini tidak ada pengemudi atau pemudik yang dinyatakan positif Covid-19.

Sebagai informasi, sembilan posko penyekatan itu berada di perbatasan masuk Kota Semarang, yakni Gerbang Tol Kalikangkung, Mangkang, Podorejo,Terminal Sisemut, Genuk, Penggaron, Tol Banyumanik, Taman Unyil dan Cangkiran.

Pemeriksaan kendaraan berupa pengecekan suhu tubuh, surat perjalanan dinas, dan surat keterangan bebas Covid-19.

Jika didapati pengendara dari luar kota dan suhu tubuhnya tinggi akan langsung dites swab.

Kemudian jika hasilnya reaktif, maka pengendara tersebut akan dibawa ke ruang karantina di Rumah Dinas Wali Kota Semarang. (HAP/Kan3)

Terkait