Pastikan Zona Merah Siap Atasi Lonjakan Kasus Covid-19, Ganjar Cek Lokasi Isolasi Terpusat

25 Juni 2021

BLORA - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo memastikan kesiapan pemda dalam penanganan pandemi Covid-19. Kabupaten Blora merupakan wilayah zona merah terakhir yang dikunjunginya, Kamis (24/8)

Kunjungan dilakukan dengan menengok isolasi mandiri di Kelurahan Cepu. Dari sana, Ganjar menuju ke Hotel Mega Bintang yang dijadikan tempat isolasi terpusat.

Dari total 100 kamar, hotel tersebut terisi 30-an pasian Covid-19 dengan gejala ringan. Tidak berlama-lama, Ganjar bersama rombongan Forkopimda Kabupaten Blora bergerak menuju ke RSUD dr Soetijono.

Ganjar ingin memastikan, utamanya kesiapan tempat tidur serta ketersediaan oksigen. Direktur RSUD Soetijono Blora dr. Nugroho Adiwarso menyatakan, pihaknya akan mengupayakan penambahan tempat tidur untuk pasien Covid-19 agar mencapai 85 hingga 90.

"BOR saat ini 80 (persen). Kita sudah siapkan penambahan (tempat tidur) di tenda, termasuk merekrut relawan dari mahasiswa tingkat akhir," ujarnya.

Ganjar pun mengapresiasi sigapnya pihak rumah sakit dalam mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19. Tidak hanya itu, Ganjar pun senang saat mengetahui Bupati Blora Arief Rokhman telah proaktif terkait pasokan oksigen.

“Blora menurut saya bisa kita jadikan contoh. Kemarin ada problem soal oksigen Pak Bupati langsung telpon Gresik menggunakan channel sendiri, ini berinisiatif. Dibantu 2,5 ton sudah deliver,” tutur Ganjar.

Ganjar juga mengapresiasi pada kerja sama forkopimda dalam penanganan. Ganjar mewanti agar Pemda Blora waspada terhadap varian delta. Pasalnya, kenaikan kasusnya terjadi cukup signifikan.

Selain itu, inisiatif pihak rumah sakit merekrut mahasiswa tingkat akhir untuk menjadi relawan penanganan Covid-19 juga bagus. Kendala lain yakni soal dokter, pihaknya akan coba menbantu.

“Biar nanti kami support dari provinsi bagaimana membantu dokternya. Nah cara-cara ini menurut saya bisa digunakan sebagai satu bentuk antisipasi,” ujarnya.

Bupati Blora Arief Rokhman mengatakan jika di wilayahnya kasus Covid-19 terus meningkat. Meski tak menjelaskan secara detail, pihaknya berupaya mengantisipasi dengan menambah ketersediaan tempat tidur.

“Untuk isolasi terpusat kita sudah siapkan 4 titik. Baru terpakai yang di Hotel Mega Bintang itu. Ya harapannya tidak sampai terpakai yang lainnya,” kata Arief.

Terkait oksigen, Arief mengakui jika sempat menipis. Laporan tersebut ditindaklanjutinya dengan menghubungi langsung pemasok oksigen yang ada di Gresik.

“Saya hubungi dari Gresik karena kebetulan dekat supaya segera dipasok,” tandasnya. (kan1)

Terkait