Pemerintah Diminta Tindak Tegas Biro yang Berangkatkan 46 Calon Haji Tetapi Tidak Lolos Imigrasi Arab Saudi

5 Juli 2022
Ilustrasi pelaksanaan ibadah haji (Foto : pixabay.com)

JAKARTA - Dipulangkannya puluhan Warga Negara Indonesia (WNI) yang batal menunaikan ibadah haji lantaran dideportasi Pemerintah Arab Saudi mendapatkan sorotan dari anggota DPR RI. Dirinya mendorong agar Pemerintah menindak tegas biro travel yang memberangkatkan mereka ke sana.

Dikutip dari dpr.go.id, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI TB Ace Hasan Syadzily, mendorong agar Pemerintah bisa menindak tegas travel yang memberangkatkan 46 orang WNI itu. Sebab, mereka kemungkinan merupakan korban dari biro yang memberangkatkan ke Arab Saudi untuk tujuan ibadah haji tanpa prosedur resmi.

“Pemerintah mesti memberikan perlindungan atas keselamatan mereka dan memindak tegas biro travel yang memberangkatkan mereka,” katanya baru-baru ini.

Menurut Ace, anteran tunggu pelaksanaan ibadah haji yang cukup panjang terkadang membuat masyarakat berupaya dengan berbagai cara mendapatkan visa haji. Bahkan, terkadang tanpa melalui sistem yang berlaku.

"Kami juga mengingatkan kepada masyarakat untuk lebih hati-hati memilih tawaran perjalanan haji. Jangan sampai tanpa sistem dan prosedur perjalanan haji secara resmi,"ujarnya.

Ace juga menyarankan perusahaan travel haji dan umrah bermasalah dicabut perizinannya. Sebab, siapapun yang memberangkatkan tidak sesuai Undang-Undang dan sistem perjalanan haji mesti diberi sanksi.

“Dicabut perizinannya karena telah mengambil dana cukup besar dari masyarakat tanpa mekanisme perjalanan sebagaimana aturan yang berlaku,” jelasnya. (rnm/aha/K5)

Terkait