Penanganan Investasi Bodong Di Mlonggo Jepara Tidak Jelas, Situasi bisa Merembet Pada Kekacauan

2 Agustus 2021

JEPARA - Hebon investasi bodong di Mlonggo Jepara masih berbuntut. Permasalahan muncul ketika adanya ketidakjelasan keberadaan tersangka YA. Sehingga para investor semakin resah dan bisa berbuat di luar kendali.

Jika hal ini tidak segera diselesaikan bisa melebar ke kekisruhan atau gesekan di masyarakat.

Seperti peristiwa cekcok antara aparat kepolisian dengan para korban yang viral di media sosial.

Karena permasalahan investasi bodong ini sedang menjadi trending, maka video tersebut langsung viral di media sosial.

Dalam video tersebut, terekam seorang polisi menyandang senjata api, tengah berjaga di rumah YA (20). YA merupakan terduga pelaku investasi bodong di Desa Jambu, Kecamatan Mlonggo, Jepara.

Dalam video yang direkam seorang perempuan yang mengaku sebagai korban itu sangat tegang. Pasalnya, di video terlihat adu mulut beberapa orang dengan polisi.

Disebutkan si perekam, jika polisi tersebut memukul suaminya. Sebelum memukul, polisi membentak orang-orang yang mengaku korban itu untuk duduk.

“Macem-macem kamu ini. Sudah urusan polisi. Duduk semua, duduk,” bentak polisi yang belakangan diketahui berinisial Bripka M itu.

Melihat suaminya dibentak sekaligus dipukul, perempuan itu balik membentak polisi untuk tidak melakukan kekerasan. Pada kejadian itu pula, seorang perempuan lainnya mengumpat polisi dengan nama hewan.

Polisi tersebut bersikukuh bahwa orang-orang itu telah melakukan kesalahan. Mereka diduga mendongkel rumah YA yang pintunya tertutup rapat. Dirinya menemukan barang bukti berupa besi.

Menanggapi kejadian itu, Kapolsek Mlonggo Iptu Sudi Tjipto membenarkan bahwa polisi itu adalah anggotanya. Pihaknya menugaskan anggota polisi tersebut untuk menjaga rumah YA.

“Betul itu anggota saya. Ini belum saya pertemukan. Masalahnya masing-masing saling membenarkan diri,” terang Tjipto, Minggu (1/8).

Pihaknya menyatakan belum mempertemukan kedua belah pihak. Setelah kejadian itu, warga yang bersangkutan mendatangi Polsek Mlonggo. Namun, lantaran Bripka M masih bertugas, pertemuan diundur. Rencananya hari Senin (2/8/2021) besok mereka akan menyelesaikan persoalan itu.

“Mau diselesaikan di sini (Polsek Mlonggo, red) atau gimana. Terus kemarin kesepakatan diselesaikan di Polsek,”jelas dia seperti dikutip dari murianews.com.

Merujuk pada video yang beredar, Tjipto mengira kelompok orang itu akan mendongkel pintu rumah YA. Namun, keburu ketahuan Bripka M. Saat itu, Bripka M tengah berjaga di pasar sambil memantau rumah YA. (Kan3)

Terkait