Pengabdian Dosen UNNES Berikan Edukasi Tentang Bahaya Psikososial Dengan Gunakan Permainan Anak

16 June 2024
Dokumentasi kegiatan pengabdian masyarakat

SEMARANG - Tim pengabdian dari Universitas Negeri Semarang (UNNES) memberikan edukasi mengenai pentingnya pencegahan bahaya psikososial di sekolah dengan menggunakan media permainan ular tangga edukatif kepada siswa siswi SD Ummul Quro’ Gunung Pati, Semarang.

Jumat (14/06) tim pengabdian UNNES yang terdiri dari Dr. Evi Widowati S.KM., M.Kes, dr. Anik Setyo Wahyuningsih, M.Kes., Rulita Hendriyani, S.Psi., M.Si, Ayu Fadilah Wahid, Risa Anggita Putri, Irman Syahrul Ardiansyah, Ardheta Heru Mahartiko, Aza Putri Anisa, Hanif Satria Febriananda, Mohamad Hanif Rasyad, M. Ditra Rizallihadi dan Luvi Lia Nursucilowati bersama dengan Ibu Adelia Otafiani, S.Pd., Gr selaku kepala sekolah SD Ummul Quro’ secara bersama-sama menyelenggarakan kegiatan tersebut untuk memberikan bekal tambahan kepada siswa-siswi kelas 5 dalam mengisi waktu anak secara positif saat menunggu hari penerimaan raport.

BACA JUGA: Minyak Goreng Langka, Mahasiswa Unnes Ciptakan Minyak Kelapa Lokal

Sebanyak 45 siswa siswi yang dibagi dalam dua kelompok ikut berpartisipasi dalam kegiatan edukasi ini.

Kegiatan edukasi ini dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa tentang bahaya psikososial, seperti: kekerasan fisik, kekerasan psikhis/verbal, bullying hingga pelecehan seksual serta bagaimana upaya pencegahan dan penangannnya.

Edukasi dilakukan dengan mengajak siswa siswi bermain permainan ular tangga edukatif yang telah dimodifikasi dengan beragam gambar dan informasi yang menjelaskan mengenai contoh perilaku positif dan negatif serta memberikan penjelasan yang memadai sebagai cara promosi pencegahan dan penanganan bahaya psikososial di sekolah.

Siswa akan berperan menjadi pion dan berdiri secara langsung di atas ular tangga yang telah dicetak dengan ukuran besar. Tiap siswa yang berhenti pada suatu gambar tertentu akan diberikan pertanyaan dan diminta memberikan penjelasan mengenai gambar-gambar tersebut.

BACA JUGA: Destinasi Wisata Hidden Gems Baru di UNNES yang Cocok untuk Healing

Penggunaan media permainan ular tangga ini menjadikan anak lebih bersemangat untuk belajar dengan menyenangkan dan ikut berpartisipasi secara aktif serta lebih antusias menjawab pertanyaan-pertanyaan mengenai gambar yang ada pada ular tangga tersebut.

Pemberian kegiatan edukasi ini adalah sebagai salah satu langkah untuk menjadikan siswa siswi menjadi lebih paham dan peduli terhadap hal-hal yang mungkin saja bisa terjadi di sekitar mereka, sehingga mereka dapat terlibat secara aktif untuk menjadi agen perubahan dalam upaya pencegahan kekerasan disekolah termasuk bullying.(*)

Kontributor:

Terkait