Pertama Kali Dalam Sejarah Demak Modern: Banjir Kepung Kota Wali, Kiai Hasan Maulana: Perbanyak Dzikir dan Istighfar

19 March 2024
Banjir Demak

kanal9.id - Banjir melanda sejumlah wilayah kabupaten di Pantura Jawa. Dimulai dari banjir Grobogan, banjir Kudus dan Banjir Demak, kemudian Banjir Semarang, dan kembali banjir Kudus dan banjir Demak.

"Pertama dalam sejarah Demak modern, banjir Demak mengepung Kota Wali Demak," kata Kiai Hasan Maulana owner sekaligus pendiri Pondok Dzikir Bismillah Desa Karangmlati, Kecamatan Demak Kota.

Selasa (19/3/24) pagi, seperti biasa, Kiai Hasan Maulana melakukan perjalan dari rumahnya di Desa Karangmlati, Kecamatan Demak ke Kota Semarang. Sebab, kantornya ada di kawasan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) Semarang. Banjir Demak pagi ini sungguh kejadian alam yang luar biasa.

"Saya lewat di Kota Demak tadi, Jl Pemuda dan Jl dari Kota Semarang masuk Kota Demak di kawasan Bogorame, air cukup tinggi. Barangkali ini air limpasan banjir Kudus. Sehingga air menggenang di mana-mana, hampir di seluruh kawasan Kota Demak," katanya.

BACA JUGA : 11 Pertanyaan Seputar Aplikasi DANA dan Jawabannya di Kolom Orang Lain Juga Bertanya

Menurut dia dan pantauan portalpekalongan.com, banjir ada di Jl Pemuda, alun-alun Demak, air menggenang di pelataran Masjid Agung Demak, SMPN2 Demak, Kampung Kauman, dan sejumlah kompleks perkantoran di kawasan alun alun Kota Demak, di sekitar Kantor Bupati, sekitar Polres Lama, sekitar Kampung Genggongan, hingga SPBU Bogorame.

"Jalan raya masuk ke Kota Demak dari arah Semarang juga banjir. Untuk Demak - Semarang relatif lancar. Jalan Raya Kaligawe tergenang pagi ini tapi sekitar 20 cm dan masih bisa dilewati. Kalau hari ini tidak hujan, barangkali kawasan yang tergenang baik di Kudus, Demak, dan Semarang mulai menyusut."

Ya, banjir di Kabupaten Demak, Jawa Tengah terus meluas, sejak Senin (18/3/2024) malam. Pantauan lokasi pukul 21.30 WIB, sepanjang Jalan Sultan Fatah tergenang dengan ketinggian air lebih dari 50 sentimeter atau mencapai sepinggang orang dewasa.

Sementara, puluhan warga juga nampak ramai-ramai membendung tepi ruas jalan agar air tidak terlalu banyak masuk ke perkampungan.

BACA JUGA: 2 Game Penghasil Uang Island King atau Ocean Crush, Mana Favoritmu?

Depan Bank Jateng dan kantor PCNU Demak malah semalam sudah sepinggang orang dewasa.

Kasatlantas Polres Demak, AKP Lingga Ramadhani mengatakan, sejumlah ruas jalan di Kota Demak banyak yang tergenang banjir. Beberapa jalan Demak kota tergenang, kurang lebih 30-40 sentimeter, jalan utama, kompleks Masjid Agung, Jalan Pemuda dan sebagainya.

Kondisi jalur Demak kota lumpuh, pengendara dari arah Semarang menuju Kudus disarankan lewat Jalur Lingkar Demak. Demak kota ke Kudus juga disarankan menggunakan jalur lingkar.

Sigit Mahendra warga Dusun Panjunan, Desa Bonangrejo, Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak, Jawa Tengah juga tidak tahu beberapa hari ini air menggenangi desanya dan sulit surut.

BACA JUGA: Apakah Shopee Paylater Bisa Digunakan di Semua Toko? Awas Jangan Sampai DC Shopee PayLater ke Rumah

"Tempat kerja saya ada di Kecamatan Wonosalam Demak. Dari rumah untuk sampai ke kantor saya harus memutar melewati jalan Desa Jatimulyo. Meski banjir, saya tetap bekerja," kata Sigit Mahendra.

Demikian berita mengenai banjir yang mengepung Kota Wali Demak sejak tanggal 18 Maret 2024. Hingga pagi ini, banjir Demak belum juga surut. Semoga saudara-saudaraku di Demak diberi ketabahan dan Allah SWT memberikan kesehatan dan kekuatan fisik atas saudara-saudara yang sedang ditimpa musibah ini. Aamiin.***

Kontributor:

Terkait