PPDB Jateng 2023 Jalur Afirmasi Hanya Buat yang Terdaftar DTKS

27 June 2023
Kepala Disdikbud Jateng, Uswatun Hasanah (kanan) dan Kepala Ombudsman Jateng, Siti Farida, seusai meninjau Posko PPDB di Kantor Disdikbud Jateng

KOTA SEMARANG - Pemerintah Provonsi (Pemprov) Jateng memberikan kuota 15 persen bagi calon peserta didik yang mendaftar melalui jalur afirmasi pada PPDB 2023. Melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Jawa Tengah (Jateng), menegaskan anak dari kelurga tidak mampu yang keluarganya tidak masuk dalam daftar Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) tidak bisa mendaftar PPDB SMA dan SMK Negeri Jateng 2023 melalui jalur afirmasi.

Kepala Disdikbud Jateng, Uswatun Hasanah, menyarankan bahwa anak-anak kurang mampu yang tidak terdaftar dalam DTKS dapat mendaftar melalui jalur zonasi atau prestasi. Hanya anak-anak kurang mampu yang terdaftar dalam DTKS dan masuk dalam kategori P1 (miskin ekstrem), P2 (sangat miskin), dan P3 (miskin) yang mendapatkan prioritas.

Uswatun menjelaskan bahwa Dinas Sosial (Dinsos) melakukan filter melalui data DTKS, sehingga hanya mereka yang termasuk dalam kategori miskin, sangat miskin, dan miskin ekstrem yang mendapatkan manfaat. Jadi, bagi mereka yang tidak masuk dalam afirmasi lewat DTKS, harus memilih jalur zonasi atau prestasi.

Baca juga : Dibuka 4 Jalur Pendaftaran PPDB Jateng 2023 Tingkat SMA, Cek Info Berikut

Dalam hal kategori P4 dan P5 yang juga menerima bantuan sosial (Bansos), Uswatun menyatakan bahwa kedua kategori tersebut tidak termasuk dalam DTKS. Oleh karena itu, anak-anak dari keluarga kurang mampu yang termasuk dalam kategori P4 dan P5 namun tidak terdaftar dalam DTKS juga disarankan untuk mendaftar melalui jalur zonasi atau jalur prestasi pada PPDB SMA dan SMK Negeri Jateng 2023.

Uswatun juga menyebutkan bahwa jika siswa tersebut tidak diterima melalui jalur tersebut, mereka dapat mencoba jalur zonasi atau jalur prestasi. Jika ada "blank spot" di area mereka (kecamatan yang tidak memiliki SMA/SMK negeri), terdapat zonasi khusus dengan kuota 12 persen yang disediakan.

Lebih lanjut, Uswatun menyatakan bahwa saat ini jalur prestasi memiliki peluang yang lebih besar, yaitu dengan menggunakan nilai rapor tujuh mata pelajaran. Sebelumnya, nilai rapor yang digunakan untuk PPDB hanya mencakup lima mata pelajaran. Selain itu, prestasi berjenjang dan tidak berjenjang serta piagam penghargaan juga dapat dimanfaatkan dalam jalur prestasi.

Baca juga : Ayo Catat! Berikut Jadwal PPDB SMA dan SMK di Jawa Tengah

Kepala Ombudsman Jateng, Siti Farida, mengungkapkan bahwa mereka terus berupaya agar keluarga miskin dapat memperoleh akses dan layanan pendidikan. Ombudsman juga membuka posko pengaduan PPDB untuk membantu mengatasi masalah yang mungkin timbul.

Terkait