PPKM Berbuah Hasil di Semarang, 87% dari 4000 Pasien Isoman Dipulangkan

21 Juli 2021

SEMARANG - Walikota Semarang, Hendrar Prihadi berbahagia mengetahui kabar bahwa pasien isolasi mandiri di Kota Semarang yang semula terdapat 4000 orang, pada masa PPKM ini kini hanya tinggal 500 pasien saja.

Diketahui, kasus Covid-19 di Kota Semarang masih berada pada angka 2.000an kasus. Terdiri dari warga Semarang maupun warga luar kota.

Menurut Hendi, menurunnya jumlah pasien yang melakukan isolasi mandiri juga tak luput dari dukungan seluruh pihak baik TNI, Polri, dan pemangku wilayah setempat. Mereka terus bergotong-rotong memantau warga yang melakukan isolasi mandiri di rumah.

Di sisi lain, program Jogo Tonggo masing-masing kelurahan juga sangat membantu para pasien yang melakukan isolasi mandiri.

"Semua mengeroyok, menginformasikan. Kemufian, dua minggu terakhir, Panglima Kodam juga memberi bantuan obat secara signifikan itu sangat membantu," papar Hendi, sapaan akrabnya, Rabu (21/7).

Hendi melanjutkan, Pemerintah Kota Semarang juga akan terus mendorong masyarakat meningkatkan konsumsi jamu herbal untuk meningkatkan imun tubuh. Hal ini sebagai upaya agar warga bisa sehat dan sembuh bagi yang menjalani isolasi.

"Kalau obat herbal kenapa takut, Indonesia kan terkenal penghasil rempah-rempah, jamu herbal. Kami naikkan lagi untuk bisa meningkatkan imun Kita harus berinovasi, yang penting warganya sehat dan sembuh," ucapnya. Dilansir dari tribunjateng.com.

Di samping itu, Hendi juga akan mempercepat vaksinasi di kelurahan-kelurahan memiliki kasus Covid-19 yang tinggi. (HAP/Kan3)