Pulang Main Game Online Dua Remaja Dibegal, Seorang Kritis Karena Dibacok

2 Agustus 2022
(FOTO:Istimewa)

SEMARANG - Nasib nahas menimpa delapan remaja di Kota Semarang. Pasalnya, mereka dibegal saat pulang main game online.

Akibatnya, satu remaja atas nama Arya Putra Dirgantara luka parah dan dilarikan ke rumah sakit.

Kapolsek Semarang Barat, Kompol Dicky Hermansyah, membenarkan peristiwa pembegalan yang dialami oleh sejumlah remaja itu. Ia pun menjelaskan, kejadian tersebut.

”Ada dua tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi yang sama pada perkara tersebut,” katanya seperti dikutip Solopos.com, Senin (1/8).

Kompol Dicky menyampaikan, awalnya delapan remaja itu sedang bermain game online di rumah ibu korban berinisial G. Setelah bermain, mereka bermaksut mengantar korban pulang ke rumah ayahnya di Mijen.

”Karena orang tua G telah pisah rumah, korban meminta kepada teman-temannya untuk diantar ke rumah bapaknya di Mijen,” ungkapnya.

Dicky menyebutkan para korban ini berboncengan dengan menggunakan empat sepeda motor. Saat itu, tiga sepeda motor sudah melaju di depan dan korban G yang berboncengan dengan rekan berinisial R itu di belakangnya.

”Kemudian di depan BKSDA Jalan Suratmo, G dibacok 4 orang yang tidak dikenal menggunakan [sepeda motor] Vario dan CB warna putih. Setelah terkena bacok korban G bersama temannya putar arah,” katanya.

Usai putar arah itu kedua korban langsung berteriak untuk meminta pertolongan. Sementara empat pelaku masih mengejar enam korban berboncengan menggunakan tiga sepeda motor berada di depan.

”Kemungkinan setelah mendengarkan teriakan G dan R, keenam orang temannya panik. Dua motor yang berada di barisan depan langsung kabur dan hanya tersisa Arya dan K yang berada di baris belakang.

Pelaku dimungkinkan mengintai Arya dan K. Keempat pelaku telah dewasa,” jelasnya.(dam/kan1)