Santri Dilarang Mudik, Menag Gus Yaqut Minta Pengelola Ponpes Beri Pemahaman

29 April 2021

JAKARTA - Akhirnya santri tidak mendapat dispensasi mudik tahun ini. Ada sejumlah alasan kenapa Pemerintah melarang santri mudik lebaran.

Apalagi upaya pemulangan santri ke ponpes usai Lebaran, juga berpotensi memunculkan persoalan yang tak kalah ringan. Salah satunya, santri wajib menjalani pemeriksaan kesehatan, karantina, dan sebagainya sebelum benar-benar bersih dari virus.

"Ini tentu membutuhkan banyak hal yang tidak mudah diselesaikan dalam tempo yang mepet," kata Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.

Meledaknya kasus Covid-19 seperti di India dan Thailand beberapa hari terakhir juga menjadi pelajaran berharga agar semua masyarakat selalu waspada terhadap ancaman virus ini.

”Hukum mudik adalah sunah, sementara menjaga kesehatan diri, keluarga, dan lingkungan adalah wajib. Untuk itu peniadaan mudik ini adalah upaya pemerintah dalam melindungi warga dari Covid-19,” terangnya, Rabu (28/4).

Atas tak adanya pelonggaran khusus kepada kalangan santri ini, Kementerian Agama (Kemenag) secara aktif menyosialisasikan hal ini ke kalangan ponpes maupun pemerintah daerah.

Yaqut meminta para pengelola ponpes untuk bisa memberikan pemahaman yang komprehensif kepada para santri dan orang tuanya. Dengan komunikasi yang aktif, ia optimistis, kebijakan ini akan bisa diterima dengan baik.

Menag juga meminta para pengelola ponpes untuk mengisi masa libur santri dengan membuat kegiatan-kegiatan di internal yang positif dan menyenangkan. (kan1)

Terkait