Sudah Tak PPKM Darurat Lagi, Kini Ganti Nama Jadi PPKM Level 4

21 Juli 2021

JAKARTA - Istilah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali kini sudah tidak dipakai lagi. Mulai saat ini, istilah pembatasan kegiatan masyarakat tersebut diganti dengan PPKM Level 4.

Hal ini sesuai dengan nama baru PPKM Darurat yang dituliskan di judul dalam kebijakan baru Mendagri yaitu Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 22 Tahun 2021. Instruksi baru ini ditandatangani pada Selasa (20/7) secara langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

"Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 22 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali," bunyi nama instruksi baru.

Ketentuan dan aturan pada PPKM Level 4 ini secara umum masih sama kebijakannya dengan aturan-aturan yang berlaku saat PPKM Darurat.

Beberapa dari aturan yang saat ini diterapkan adalah WFH (Work From Home) dengan presentasi 100 persen untuk sektor non-esensial. Lainnya yaitu penutupan mal, pusat perbelanjaan, dan pusat perdagangan. Sekolah dilakukan dengan pembelajaran jarak jauh. Kemudian seluruh kegiatan yang menimbulkan kerumunan, seperti resepsi pernikahan, pembukaan rumah ibadah, dan penyelenggaraan iibadah berjamaah.

PPKM Level 4 ini berlaku berlaku selama lima hari ke depan mulai hari ini (21/7) hingga hari Minggu (25/7) di 122 kabupaten/kota di Jawa-Bali yang sebelumnya menerapkan PPKM Darurat.

"Instruksi menteri ini mulai berlaku pada tanggal 21 Juli 2021 sampai dengan tanggal 25 Juli 2021," sesuai diktum ketiga belas Inmendagri Nomor 22 Tahun 2021. (Sal/Kan3)