Terkena Dampak Upwelling Belasan Ribu lkan di Waduk Gajahmungkur Mati

22 Juni 2021

WONOGIRI - Anomali cuaca bukan hanya bisa mengakibatkan berbagai penyakit bagi manusia. Hujan deras yang terjadi di muim kemarau, apalagi dengan intensitas tinggi juga bisa mengakibatkan kondisi waduh berubah drastis.

Akibatnya berdampak buruk bagi ikan-ikan. Hal ini terjadi di Waduk Gajahmungkur Wonogiri. Karena hujan terus menerus di musim kemarau akhir akhir ini, kondisi waduk berubah, dan ikan-ikan banyak yang mati.

Oleh para petani ikan, hal ini disebut ‘upwelling’. Perubahan iklim yang ekstrim menyebabkan kotoran di dasar waduk teraduk dan naik ke permukaan. Akibatnya, belasan ribu ikan karamba mati

Akhirnya kalangan petani keramba di Waduk Gajahmungkur Wonogiri merugi..

Ketua Kelompok Tani Ikan Nila Kencana Wonogiri, Sugiyanto, Senin (21/6) siang, mengatakan kejadian ini sangat tidak diharapkan namun harus diterimanya.

“Dua hari nonstop sejak Sabtu lalu mengakibatkan ikan-ikan pada mati,” kata dia.

Jumlah ikan yang mati dari kelompok tani ikan Nila Kencana saja ditaksir mencapai 1,5 ton. Kelompok tersebut beranggotakan 20 orang.

“1,5 ton itu hanya dari empat orang (anggota kelompok). Kalau dari petani lain saya kurang tahu,” ujar Sugi seperti dikutip dari KRJogja.com.

Adapun ikan yang mati sebagian besar berumur sekitar 3 bulan, atau hampir panen. Para pemilik karamba, katanya, mengalami rugi besar karena harga ikan nila saat sekarang Rp 25.000 per kilogram. “Kalau dikalikan 1,5 ton hampir Rp 40 juta ruginya,” tuturnya.-(Kan3)