Tim Pengabdian UNNES melakukan Kegiatan Pengabdian di SD Ummul Quro Semarang, Beri Pendidikan Keselamatan melalui Media Permainan Ular Tangga Edukatif

16 June 2024
Dokumentasi kegiatan pengabdian masyarakat

SEMARANG - Dosen dan sejumlah mahasiswa dari Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran, Universitas Negeri Semarang (UNNES) melakukan kegiatan pengabdian masyarakat bagi dosen di SD Ummul Quro’ pada hari Jumat, 14 Juni 2024.

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa siswi dan guru di SD Ummul Quro’ mengenai penerapan budaya keselamatan di sekolah. Budaya keselamatan sangat penting diterapkan karena dapat meningkatkan produktivitas kerja dan kinerja bidang pendidikan, khususnya dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah.

Diharapkan melalui kegiatan ini warga sekolah mampu mengidentifikasi bahaya yang ada disekitar mereka, baik bahaya fisik, kimia, biologi, ergonomi, psiko-sosial dan bencana alam, sehingga mampu menyusun kegiatan untuk melakukan pencegahan dan penanganan multi-bahaya yang ada disekolah, serta mampu melakukan upaya promosi untuk meningkatkan kesadaran berbudaya keselamatan untuk mencegah terjadinya kecelakaan ataupun insiden negatif di sekolah.

BACA JUGA: Mahasiswa Unnes Ciptakan Inovasi Revolusioner: Ubah Kulit Jeruk Bali Jadi Bioaditif, Solusi untuk Bahan Bakar yang Ramah Lingkungan!

Tim pengabdian terdiri dari UNNES ini terdiri dari Dr. Evi Widowati, S.KM., M.Kes., dr. Anik Setyo Wahyuningsih, M.Kes., Lely Tri Pangesti, S.Tr.Kes,. M.K.M, Ayu Fadilah Wahid, Risa Anggita Putri, Ardheta Heru Mahartiko, Aza Putri Anisa, Hanif Satria Febriananda, Mohamad Hanif Rasyad, Muhammad Ditra Rizallihadi, Irman Syahrul Ardiansyah, dan Luvi Lia Nursucilowati, bersama Ibu Adelia Oktafiani, S. Pd., Gr. selaku kepala sekolah SD Ummul Quro bersama-sama melaksanakan kegiatan ini.

Kegiatan pengabdian dilakukan di kelas 5. Pengabdian ini dilakukan dengan memberikan materi terkait penerapan budaya keselamatan pada guru dan siswa melalui kegiatan bermain permainan ular tangga keselamatan.

Media permainan ular tangga keselamatan ini dicetak dalam ukuran besar yaitu 2 x 2 meter serta dadu yang terbuat dari bantal sehingga aman untuk siswa. Media permainan ular tangga keselamatan ini berisi gambar dan informasi terkait penerapan budaya keselamatan yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari termasuk di sekolah.

Perbedaan ular tangga ini dengan ular tangga pada umumnya terletak pada desain gambar dan informasi yang tersedia. Gambar tangga digunakan untuk mewakili penerapan aspek keselamatan yang positif, contohnya: memadamkan api menggunakan APAR, melindungi barang tajam agar tidak berbahaya, menunggu bis pada tempatnya yaitu di halte, membersihkan pecahan/benda tajam dengan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) yang memadai, dan lainnya.

Sedangkan gambar ular mewakili perilaku yang berbahaya atau yang tidak boleh dicontoh (perilaku negatif), contohnya: menonton tv terlalu dekat, bermain api, bermain listrik, dan lainnya.

BACA JUGA: Jajanan Sekitar UNNES yang Wajib Kamu Coba!

Aturan permainan ular tangga keselamatan inipun tidak jauh beda dengan permainan ular tangga biasa, yaitu dimainkan sebanyak 3 orang dengan melempar dadu untuk maju mencapai garis finish. Orang yang pertama mencapai garis finish akan menjadi pemenangnya.

Namun pada ular tangga ini, ketika siswa berhenti pada suatu gambar tertentu maka mereka akan diberikan pertanyaan dan diminta memberikan penjelasan mengenai gambar-gambar tersebut dan kemudian akan diberikan informasi yang memadai dari tim sehingga siswa siswi dan guru dapat memiliki pengetahuan dan pemahaman yang lebih komprehensif.

Para siswa dan guru ikut berpartisipasi secara aktif dalam kegiatan pengabdian ini. Para siswa siswi SD Ummul Quro’ tampak sangat antusias dan senang dalam bermain permainan ular tangga keselamatan ini.

Diharapkan melalui media permainan ular tangga keselamatan ini siswa dapat lebih memahami dengan lebih menyenangkan terkait pentingnya penerapan budaya keselamatan dalam kehidupan sehari-hari. (*)

Kontributor:

Terkait