Habib Bidin dan Abah Anza Kembali Satu Panggung, Ini Jadwal Jawa Tengah Bersholawat di Semarang
SEMARANG, Kanal9.id – Panggung dakwah di Jawa Tengah kembali diramaikan pertemuan dua pendakwah yang dikenal memiliki gaya penyampaian berbeda, Habib Ali Zainal Abidin Assegaf atau Habib Bidin dan KH Ahmad Anwar Zahid atau Abah Anza.
Keduanya dikenal memiliki hubungan yang akrab. Gaya komunikasi yang cair bahkan membuat warganet kerap menyebut mereka sebagai "musuh bebuyutan". Namun, istilah tersebut lebih banyak menjadi bahan candaan ketika keduanya berada di atas panggung.
Abah Anza dikenal kerap melontarkan guyonan dan gojlokan khas Jawa kepada Habib Bidin. Candaan tersebut biasanya dibalas dengan senyum dan tawa oleh pemimpin Majelis Az-Zahir tersebut.

Momen saling melempar candaan itu justru menjadi daya tarik tersendiri bagi jemaah. Suasana pengajian pun terasa lebih santai tanpa menghilangkan pesan-pesan keagamaan yang disampaikan.
Pertemuan Habib Bidin dan Abah Anza juga memperlihatkan bagaimana dakwah dapat disampaikan dengan pendekatan yang beragam. Selawat yang syahdu berpadu dengan ceramah yang diselingi humor, sehingga menciptakan suasana religius sekaligus akrab.
Kedekatan keduanya juga kerap terlihat dalam berbagai dokumentasi yang beredar di media sosial. Interaksi yang disebut sebagai "rivalitas" oleh sebagian warganet tersebut pada praktiknya merupakan bentuk keakraban sesama tokoh yang aktif dalam syiar Islam.
Jawa Tengah Bersholawat Digelar di Simpang Lima Semarang
Masyarakat Kota Semarang dan sejumlah daerah di Jawa Tengah akan kembali mendapatkan kesempatan mengikuti agenda selawat bersama Majelis Az-Zahir.

Salah satu agenda yang dinantikan adalah tasyakuran atas pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXI Tingkat Nasional 2026.
Acara tersebut mengangkat tema "Menebar Cahaya Al-Qur'an Dalam Harmoni Menuju Indonesia Emas yang Berkeadaban".
Agenda ini dijadwalkan berlangsung: Hari/Tanggal: Rabu, 23 September 2026, Waktu: 19.30 WIB hingga selesai, Lokasi: Lapangan Pancasila Simpang Lima, Kota Semarang, Pengisi: Habib Ali Zainal Abidin Assegaf, Majelis Az-Zahir, dan KH Anwar Zahid
Kehadiran Habib Bidin bersama Majelis Az-Zahir dan KH Anwar Zahid diperkirakan akan menarik perhatian jemaah dari berbagai daerah.
Bagi masyarakat yang hendak mengikuti acara tersebut, persiapan sejak awal diperlukan mengingat lokasi berada di kawasan pusat Kota Semarang yang berpotensi dipadati jemaah.

Jemaah Diminta Datang Lebih Awal
Antusiasme masyarakat terhadap kegiatan selawat dan pengajian yang menghadirkan Majelis Az-Zahir maupun KH Anwar Zahid cukup tinggi.
Jemaah yang hendak menghadiri acara diimbau mempersiapkan diri dan datang lebih awal untuk menghindari kepadatan saat acara berlangsung.
Selain itu, jemaah diharapkan menjaga kebersihan lokasi, mengikuti arahan petugas, tertib berlalu lintas, serta membawa perlengkapan ibadah pribadi.
Pesan tentang pentingnya keseimbangan antara ilmu dan akhlak juga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kegiatan keagamaan.

Sebagaimana ungkapan yang dinisbatkan kepada Imam Syafi'i, siapa yang menginginkan dunia harus dengan ilmu, demikian pula yang menginginkan akhirat. Ilmu juga berkaitan erat dengan akhlak agar memberikan keberkahan.
Dua agenda di Semarang tersebut menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mengikuti kegiatan keagamaan sekaligus mempererat silaturahmi dan ukhuwah Islamiyah.
