Didik, Administrator
Tim Redaksi

BATANG, Kanal9.id — Wakil Bupati Batang Suyono mengingatkan generasi muda agar tidak melupakan sejarah perjuangan bangsa di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan perubahan zaman.

Pesan tersebut disampaikan Suyono seusai mengikuti upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Kamis (1/10/2026). Menurutnya, Pancasila tidak cukup sekadar dihafalkan sebagai lima dasar negara, tetapi harus dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Pancasila adalah ideologi bangsa Indonesia sebagai dasar untuk kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujar Suyono.

Ia menilai pemahaman terhadap Pancasila harus berjalan beriringan dengan pengetahuan tentang sejarah perjuangan bangsa. Sebab, kemerdekaan Indonesia lahir melalui perjuangan panjang yang melibatkan banyak tokoh dan pahlawan.

Karena itu, Suyono mendorong generasi muda untuk mengenal lebih dekat sejarah serta tokoh-tokoh yang telah berjuang bagi kemerdekaan Indonesia.

Ad Space

“Untuk generasi muda, ini harus benar-benar menghayati nilai-nilai perjuangan sejarah para pahlawan yang tidak mudah untuk perjuangan kemerdekaan ini,” katanya.

Menurut Suyono, setiap sila dalam Pancasila memiliki nilai yang dapat dijadikan pedoman dalam menjalani kehidupan. Nilai tersebut harus diwujudkan melalui tindakan nyata, bukan berhenti pada pemahaman secara teori.

Ia mencontohkan sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa. Menurutnya, sila tersebut mengajarkan setiap orang untuk menyadari bahwa setiap tindakan memiliki pertanggungjawaban kepada Tuhan.

“Yang bekerja pun, yang mengabdi pun harus menyadari itu. Bukan manusia yang melihat, tapi Tuhan yang melihat kita,” tuturnya.

Selain nilai ketuhanan, Suyono juga menekankan pentingnya menanamkan nilai kemanusiaan, persatuan, budaya, dan gotong royong kepada generasi muda.

Ad Space

Ia menilai penguatan nilai-nilai tersebut penting agar kemajuan teknologi tidak membuat generasi muda semakin jauh dari akar budaya bangsa.

“Dari kemanusiaan yang adil dan beradab, dari persatuan Indonesia, kita di situ ada budaya, ada gotong royong. Semua harus dijelaskan agar anak muda ini tidak meninggalkan budaya bangsa Indonesia,” ujarnya.

Sejarah Perlu Dekat dengan Generasi Z

Suyono mengatakan dirinya cukup sering berinteraksi dengan kalangan Generasi Z. Dari interaksi tersebut, ia melihat pentingnya terus mendorong anak muda untuk membaca sejarah dan mengenal sosok-sosok yang berperan dalam perjuangan bangsa.

Ia mengingatkan generasi penerus agar tidak memutus hubungan dengan sejarah.

Ad Space

“Saya sering melakukan bersama anak-anak Gen Z bahwa kita sebagai generasi penerus jangan pernah meninggalkan sejarah. Cerita sejarah dibaca, pahlawan harus dikenali,” kata Suyono.

Menurutnya, mengenal pahlawan bukan hanya sebatas mengetahui nama dan sosoknya. Lebih jauh, generasi muda perlu memahami perjuangan serta nilai yang melatarbelakangi lahirnya kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dengan memahami perjalanan sejarah tersebut, kata dia, nilai-nilai Pancasila akan lebih mudah dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Pancasila Bisa Disampaikan Melalui Media Sosial

Di tengah tingginya penggunaan media sosial oleh anak muda, Suyono juga melihat platform digital dapat dimanfaatkan sebagai sarana mengenalkan Pancasila.

Ad Space

Namun, ia mengingatkan agar konten mengenai Pancasila disampaikan secara tepat dan tidak mengubah makna maupun substansi nilai yang terkandung di dalamnya.

“Bisa, asal tidak salah tulis, asal tidak dibuat macam-macam, tapi utuh, secara utuh,” tegasnya.

Menurut Suyono, media sosial dapat menjadi ruang komunikasi yang efektif untuk mendekatkan nilai-nilai Pancasila dengan generasi muda. Pesan mengenai Pancasila pun dapat dikemas mengikuti perkembangan teknologi tanpa menghilangkan substansinya.

Ia berharap momentum Hari Kesaktian Pancasila tidak hanya dimaknai melalui pelaksanaan upacara, tetapi juga menjadi pengingat bagi generasi penerus untuk mengenal sejarah, menghargai perjuangan para pahlawan, menjaga budaya bangsa, serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Bagikan: