BREBES, Kanal9.id– Pemerintah Kabupaten Brebes menanggung biaya pengobatan empat korban pembacokan di Desa Randusanga Kulon, Kecamatan Brebes. Selain memastikan seluruh korban mendapat penanganan medis, Pemkab juga menyiapkan opsi bantuan lanjutan berupa program bedah rumah bagi keluarga korban yang tergolong masyarakat kurang mampu.
Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma menjenguk para korban di RSUD Brebes, Rabu (14/10/2026). Tiga korban dewasa mengalami luka serius dan menjalani operasi, sedangkan seorang balita berusia satu tahun mengalami luka sayatan di tangan kiri.
Paramitha mengatakan, biaya pengobatan ditanggung pemerintah daerah karena keluarga korban masuk kategori desil satu atau kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan terendah.
Pemkab Brebes juga mempertimbangkan bantuan bedah rumah karena keluarga korban tinggal di rumah yang kurang layak dan memiliki pekerjaan tidak tetap.
Wakil Direktur Pelayanan RSUD Brebes, Aris Suparmiati, menjelaskan salah satu korban, Fitri Andiani (24), mengalami retak tulang tengkorak. Tim medis melakukan penanganan sesuai kondisi masing-masing korban.

Peristiwa pembacokan terjadi pada Selasa (13/10/2026) malam dan diduga dipicu perselisihan rumah tangga. Empat korban terdiri atas istri terduga pelaku, kedua orang tua istrinya, serta anak mereka yang masih berusia satu tahun.
Terduga pelaku telah diamankan Tim Resmob Satreskrim Polres Brebes di wilayah Kota Tegal. Polisi juga menyita sebilah golok yang diduga digunakan dalam kejadian tersebut.
Pemkab Brebes memastikan keselamatan dan pemulihan korban menjadi prioritas, sekaligus mempertimbangkan bantuan lanjutan sesuai kondisi keluarga.(Whd)
