Didik, Administrator
Tim Redaksi
Ilustrasi

Ilustrasi

SUKOHARJO, Kanal9.id – Operasi aparat kepolisian di Desa Purbayan, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Senin (19/10/2026) malam, menarik perhatian warga setelah sejumlah suara tembakan terdengar di kawasan permukiman.

Berdasarkan pantauan di lokasi, sejumlah personel bersenjata lengkap dikerahkan untuk mengamankan area. Aparat juga memperketat penjagaan dan membatasi aktivitas warga di sekitar lokasi penindakan demi menjaga keselamatan bersama.

Di tengah situasi tersebut, muncul informasi mengenai dugaan keterkaitan operasi aparat dengan kasus perusakan dan pembakaran warung mi babi di wilayah Sukoharjo. Namun, identitas sasaran operasi Densus 88 Antiteror Polri di Purbayan belum disampaikan secara resmi.

Pada Senin malam, Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Roy Hardi Siahaan mengonfirmasi penangkapan seorang pria berinisial AS yang diduga berkaitan dengan kasus perusakan dan pembakaran warung mi babi di Karangrejo, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, pada 12 September 2026.

Roy menjelaskan, penangkapan tersebut dilakukan oleh personel gabungan dari Brimob, Polres Sukoharjo, dan Polda Jawa Tengah.

Ad Space

"Jadi kalau kegiatan penindakan yang dilakukan oleh kepolisian, dalam hal ini Brimob, polres dan polda, berkaitan dengan kejadian yang terjadi pada tanggal 12 September atas perusakan dan pembakaran warung mi babi yang terjadi di Karangrejo, Grogol," kata Roy kepada wartawan, Senin malam.

AS Disebut Melakukan Perlawanan Saat Ditangkap

Menurut Roy, proses penyelidikan kasus pembakaran warung telah dilakukan oleh penyidik Polres Sukoharjo melalui olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pengumpulan barang bukti. Langkah tersebut dilakukan untuk mengidentifikasi pihak-pihak yang diduga terlibat.

Saat hendak diamankan, AS disebut melakukan perlawanan dengan menggunakan senjata tajam. Polisi menyatakan tindakan tegas diambil setelah pria tersebut diduga berusaha menyerang petugas menggunakan parang.

"Sejauh ini yang sudah kita tangkap satu orang, atas nama AS. Kita lakukan tindakan tegas karena memang ada barang bukti berupa samurai atau parang yang dilakukan, bahkan mencoba membacok atau menyerang petugas," ujar Roy.

Ad Space

Insiden tersebut menyebabkan dua anggota kepolisian dilaporkan mengalami luka. Roy menyebut cedera petugas berkaitan dengan sabetan senjata tajam dan kejadian saat proses pengamanan berlangsung.

"Ada satu hingga dua orang anggota kita terluka. Gara-gara bekas sabetan, kemudian jatuh, karena disabet parang atau dicoba diserang petugas kita," ungkapnya.

Roy menambahkan, kondisi AS telah membaik setelah mendapatkan penanganan medis.

Sejumlah Senjata Ditemukan dalam Penyelidikan

Dalam penanganan perkara tersebut, kepolisian menemukan sejumlah benda yang diduga berkaitan dengan kasus yang sedang diselidiki. Barang-barang itu meliputi busur panah, samurai atau parang, beberapa pisau, senapan angin, serta sangkur.

Ad Space

Meski demikian, kepolisian menyatakan pemeriksaan lebih lanjut masih diperlukan untuk memastikan keterkaitan setiap barang dengan perkara tersebut.

"Kita sudah olah TKP, secara detailnya belum, tetapi gambaran secara umumnya ada busur, ada samurai, ada juga beberapa pisau, senapan angin, dan sebagainya, kira-kira itu. Jadi semua alat, sangkur juga ada," jelasnya.

AS Diduga Memiliki Riwayat sebagai Eks Napiter

Dalam keterangannya, Kapolda Jawa Tengah menyebut hasil penelusuran awal rekam jejak AS mengarah pada dugaan bahwa pria tersebut merupakan mantan narapidana terorisme atau eks napiter.

Meski begitu, kepolisian masih mendalami latar belakang AS dan belum menjelaskan secara terperinci apakah riwayat tersebut memiliki hubungan langsung dengan perkara pembakaran warung mi babi di Grogol.

Ad Space

"Kalau lihat dari track record-nya, dia adalah eks napiter teroris. Jadi kita belum mempelajari sejauh mana, tetapi yang kita tahu dari hasil track record dia adalah eks napiter teroris," tutur Roy.

Roy juga menyampaikan bahwa AS diketahui telah tinggal di sebuah rumah kontrakan di wilayah tersebut sejak sekitar 2023.

Hubungan dengan Operasi Densus 88 Masih Menunggu Kepastian

Di sisi lain, aktivitas aparat di Desa Purbayan masih menjadi perhatian masyarakat setelah terdengar suara tembakan dan terlihatnya personel bersenjata lengkap di sekitar permukiman.

Pengamanan diperketat dan warga diminta mengikuti arahan petugas serta tidak mendekati area penindakan.

Ad Space

Hingga Senin malam, belum ada keterangan resmi yang memastikan apakah AS merupakan sasaran operasi Densus 88 di Purbayan. Informasi mengenai identitas target operasi, jumlah orang yang diamankan dalam kegiatan tersebut, dan kemungkinan hubungan langsung antara kedua peristiwa itu juga belum dipastikan.

Kapolda Jawa Tengah menyatakan penyelidikan kasus pembakaran warung mi babi masih berlanjut untuk mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain. Dalam penindakan yang dijelaskannya kepada wartawan, polisi menyebut satu orang telah diamankan.

Perkembangan lebih lanjut dari kepolisian diharapkan dapat memperjelas rangkaian peristiwa di Sukoharjo, termasuk hasil operasi aparat di Purbayan dan proses hukum terkait kasus pembakaran warung mi babi di Grogol.

Bagikan: