SEMARANG – Proses pengaspalan ulang Flyover Jatingaleh, Kota Semarang, menuai keluhan dari pengguna jalan. Pengerjaan tersebut menyebabkan antrean kendaraan mengular hingga kawasan turunan Gombel Lama.
Kemacetan terjadi akibat adanya pekerjaan perbaikan jalan yang berlangsung saat arus lalu lintas masih cukup padat. Kondisi tersebut membuat kendaraan yang melintas harus mengurangi kecepatan dan mengantre di sekitar lokasi pengerjaan.
Sejumlah pengguna jalan mengaku kecewa dengan kondisi tersebut. Mereka tidak mempersoalkan pekerjaan pengaspalan yang dilakukan karena perbaikan jalan dinilai penting untuk menjaga kualitas dan kenyamanan pengguna jalan.

Namun, waktu pelaksanaan pekerjaan menjadi sorotan. Pengerjaan pada jam sibuk dinilai berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas dan menyebabkan masyarakat harus menghabiskan waktu lebih lama di perjalanan.
“Jujur, cukup kecewa melihat adanya antrean panjang di turunan Gombel Lama akibat proses pengaspalan ulang Flyover Jatingaleh. Bukan soal pekerjaannya, tapi soal timing-nya. Apa tidak bisa dikerjakan malam hari saat arus lalu lintas lebih sepi?” ujar seorang pengguna jalan.

Menurutnya, pengaturan waktu pengerjaan infrastruktur semestinya turut mempertimbangkan kondisi arus lalu lintas di sekitar lokasi. Dengan memilih waktu ketika kendaraan lebih sedikit, pekerjaan perbaikan tetap dapat dilakukan tanpa menimbulkan gangguan lalu lintas yang terlalu besar.
“Pengaturan waktu seperti ini seharusnya dipikirkan matang-matang. Jangan sampai kebijakan yang niatnya memperbaiki jalan justru membuat masyarakat emosi karena terjebak macet panjang,” lanjutnya.
Pengguna jalan berharap pihak terkait dapat melakukan evaluasi terhadap pengaturan waktu pekerjaan, terutama untuk proyek yang berada di ruas jalan dengan tingkat kepadatan lalu lintas tinggi.

Masyarakat juga berharap pekerjaan perbaikan dapat dilakukan secara efektif dan tidak berlangsung lebih lama dari jadwal yang telah ditentukan.
“Semoga ke depan lebih bijak menentukan waktu pengerjaan,” harapnya.

Pengaspalan ulang tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas permukaan jalan dan memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan. Namun, selama proses pengerjaan berlangsung, pengaturan lalu lintas dan pemilihan waktu kerja menjadi hal penting agar perbaikan tidak menimbulkan kemacetan berkepanjangan.
