TEGAL, Kanal9.id – Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman mendorong sekolah di Kabupaten Tegal rutin melakukan kunjungan ke perpustakaan melalui gerakan satu hari satu sekolah.
Kebijakan tersebut disampaikan Ischak saat menghadiri Festival Literasi Kabupaten Tegal 2026 di Monumen GBN Slawi, Kamis (24/9/2026).
Ischak meminta kunjungan dilakukan secara bergiliran dan tidak harus melibatkan seluruh siswa. Kegiatan dapat diikuti satu kelas atau kelompok siswa.
“Saya instruksikan langsung untuk segera membuat surat edaran satu hari satu sekolah. Tidak harus satu sekolah penuh, bisa satu kelas, berapa pun siswanya,” ujar Ischak.
Menurutnya, kunjungan rutin ke perpustakaan dapat memperluas kesempatan siswa berinteraksi dengan buku sekaligus membangun kebiasaan membaca. Ia juga meminta fasilitas perpustakaan terus diperbaiki agar menjadi ruang belajar yang menarik dan ramah bagi anak.

Dalam festival tersebut, Pemkab Tegal juga meluncurkan program 1.000 titik internet gratis yang direncanakan tersebar di setiap desa. Program ini ditujukan untuk memperluas akses masyarakat terhadap informasi dan mendukung literasi digital, terutama di wilayah yang masih mengalami blank spot.
Bunda Literasi Kabupaten Tegal Nilna Almuna mengatakan, literasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca, tetapi juga kemampuan memahami, mengkritisi, dan menyaring informasi.
Ia menyebut tingkat kegemaran membaca masyarakat Kabupaten Tegal meningkat dari 66,25 pada 2023 menjadi 70. Sementara Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) pada 2024 tercatat 48,08.
Festival Literasi Kabupaten Tegal 2026 mengusung tema “Transformasi Tegal Digital, Transformasi dan Literasi”. Kegiatan diisi pameran dan bazar buku, UMKM, bedah buku, seminar, mendongeng, serta pertunjukan seni dan budaya.
Kawasan Monumen GBN juga ditetapkan sebagai zona literasi Kabupaten Tegal untuk memperluas akses masyarakat terhadap buku, informasi, dan sarana literasi digital.(Whd)
