KOTA TEGAL, Kanal9.id – Kapolres Tegal Kota AKBP Christian Lolowang menekankan pentingnya pendekatan yang tepat dan koordinasi lintas instansi dalam menangani pengemis, gelandangan, dan orang terlantar (PGOT), termasuk orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).
Hal itu disampaikan saat membuka workshop penanganan PGOT di Gedung Bhayangkari Kota Tegal, Rabu (21/10/2026). Kegiatan ini melibatkan Polri, TNI melalui Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, dan Dinas Kesehatan Kota Tegal.
Christian mengatakan, penanganan PGOT tidak cukup hanya dengan mengamankan seseorang, tetapi juga membutuhkan identifikasi kondisi dan pendekatan sesuai situasi di lapangan. Langkah tersebut penting untuk menjaga keselamatan petugas maupun masyarakat.
Menurutnya, penanganan ODGJ dan gelandangan memiliki karakteristik berbeda sehingga petugas perlu memahami prosedur yang tepat agar tidak menimbulkan korban.
Melalui workshop ini, ia berharap seluruh instansi terkait semakin memperkuat sinergi dan memiliki pemahaman yang sama dalam menangani persoalan PGOT.

Kolaborasi lintas instansi diharapkan mampu mewujudkan penanganan yang lebih terarah sekaligus mendukung terciptanya Kota Tegal yang aman, tertib, dan sejahtera.***
