Demak - Pembangunan gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Demak belum sepenuhnya berjalan sesuai target. Hingga kini, sebanyak 84 desa masih belum dapat membangun gerai koperasi karena terkendala ketersediaan lahan.
Komandan Kodim 0716/Demak, Letkol Arm Dony Romansah, mengatakan persoalan utama yang dihadapi puluhan desa tersebut adalah belum tersedianya lokasi yang dapat digunakan untuk pembangunan gerai koperasi.
"Kurang lebih ada 84 desa yang masih mengalami kesulitan mencari lahan," kata Dony usai menghadiri kegiatan di Desa Ngaluran, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak, Rabu (22/7).

Meski demikian, Dony tidak merinci desa-desa yang masih menghadapi kendala tersebut. Ia memastikan proses pembangunan KDMP di wilayah lain terus berjalan sesuai rencana.
Saat ini, sebanyak 157 gerai Koperasi Desa Merah Putih telah selesai dibangun sepenuhnya. Sementara itu, delapan gerai lainnya masih dalam tahap penyelesaian konstruksi.

Selain pembangunan fisik, pemerintah juga masih melengkapi berbagai kebutuhan penunjang operasional, mulai dari sarana dan prasarana hingga pengadaan kendaraan operasional. Menurut Dony, proses tersebut dilakukan secara bertahap sehingga belum seluruh gerai memiliki fasilitas yang lengkap.
Ia menjelaskan, pengadaan kendaraan operasional juga masih berlangsung dan belum seluruhnya terealisasi karena proses pengadaan belum rampung.
Meski masih terdapat sejumlah pekerjaan yang harus diselesaikan, Dony menyebut sebagian besar gerai yang telah dibangun sudah siap difungsikan. Tercatat sekitar 142 gerai KDMP diproyeksikan dapat mulai beroperasi dalam waktu dekat.

Namun demikian, operasional gerai masih menunggu arahan resmi dari pemerintah pusat terkait jadwal peluncuran dan peresmian secara serentak.
"Kalau tidak akhir Juli, kemungkinan Agustus sudah mulai beroperasi. Kami masih menunggu instruksi dari pusat," ujar Dony.

Program Koperasi Desa Merah Putih merupakan salah satu upaya pemerintah untuk memperkuat perekonomian desa melalui penyediaan berbagai layanan ekonomi dan distribusi kebutuhan masyarakat. Pemerintah berharap seluruh gerai yang telah dibangun dapat segera beroperasi sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat desa, sementara desa-desa yang masih terkendala lahan didorong segera menemukan solusi agar pembangunan dapat dilanjutkan.
