Ahmad Wahid, Administrator
Tim Redaksi

KOTA TEGAL, Kanal9.id – Menghadapi musim kemarau, Polres Tegal Kota bersama TNI-Polri, BPBD, pemadam kebakaran, instansi terkait, tenaga kesehatan dan relawan meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi kebakaran lahan dan semak belukar.

Kesiapsiagaan tersebut ditandai dengan apel bersama di halaman Mapolres Tegal Kota, Selasa (11/8/2026), yang dipimpin Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya. Usai apel, dilakukan pengecekan kendaraan dan peralatan penanganan kebakaran untuk memastikan seluruh sarana siap digunakan.

AKBP Heru mengatakan, sepanjang Januari hingga Juli 2026 tercatat delapan kejadian kebakaran lahan dan semak belukar dengan luas terdampak sekitar 7.300 meter persegi. Angka ini meningkat dibandingkan 2025 yang mencatat tiga kejadian dengan luas terdampak sekitar 1.035 meter persegi.

Menurutnya, sebagian kebakaran dipicu aktivitas manusia, seperti pembakaran lahan, membakar sampah, hingga puntung rokok. Kondisi kemarau dan angin kencang dapat membuat api kecil cepat membesar dan merembet ke permukiman.

Selain lahan kosong dan semak belukar, kawasan pelabuhan juga menjadi perhatian karena kebakaran kapal maupun area pelabuhan dapat mengganggu aktivitas masyarakat, perekonomian, serta mengancam keselamatan jiwa.

Ad Space

Kapolres meminta seluruh unsur meningkatkan koordinasi, patroli terpadu dan respons cepat di titik-titik rawan kebakaran. Bhabinkamtibmas dan Babinsa juga diminta aktif memberikan edukasi kepada masyarakat serta mendorong warga segera melaporkan apabila menemukan titik api.(Whd)

Bagikan: