TEGAL, Kanal9.id – Evakuasi pendaki Gunung Slamet, M. Fahri Maulana (16), asal Sirampog, Brebes, masih berlangsung hingga Selasa malam. Korban dipastikan meninggal dunia setelah terjatuh ke dalam kawah Gunung Slamet.
Kepala Kantor SAR Semarang, Budiono, mengatakan tim asesmen yang tiba di puncak langsung melakukan proses evakuasi. Korban berhasil dikeluarkan dari dasar kawah dalam waktu kurang dari satu jam.
Jenazah kemudian dievakuasi melalui jalur pendakian Guci, Kabupaten Tegal, menuju Basecamp Permadi Guci. Jalur tersebut dipilih karena aksesnya dinilai lebih mudah dibandingkan Basecamp Bosapala Sawangan, yang merupakan jalur awal pendakian korban.
Perjalanan evakuasi menuju Basecamp Permadi Guci diperkirakan membutuhkan waktu sekitar tujuh hingga delapan jam.
Sebelumnya, Fahri mendaki Gunung Slamet bersama tiga rekannya pada Senin malam, 17 Agustus 2026. Mereka kemudian mencapai puncak pada Selasa pagi.

Sekitar pukul 09.00 WIB, ketiga rekannya memutuskan turun, sementara Fahri masih berada di sekitar bibir kawah. Naas, tanah yang dipijaknya rapuh dan ambrol hingga menyebabkan korban terjatuh ke dalam kawah.
Peristiwa tersebut disaksikan oleh pendaki lain dan segera dilaporkan ke Basecamp Bosapala Sawangan. Laporan kemudian diteruskan kepada Unit Siaga SAR Pemalang, Kantor SAR Semarang, untuk dilakukan proses evakuasi.
Hingga Selasa malam, tim SAR gabungan masih berupaya membawa jenazah Fahri menuju Basecamp Permadi Guci.***




