Ahmad Wahid, Administrator
Tim Redaksi

Pemalang, Kanal9.id - Bakti Sosial dalam rangka Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-74 dan Hari Jadi ke-78 Polwan RI Tahun 2026 di Rumah Pelayanan Sosial Bisma Upakara, Desa Surajaya, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang berlangsung dengan penuh kehangatan dan kekeluargaan, Jumat (28/8/2026).

Kapolres Pemalang AKBP Rendy Setia Permana mengatakan, kegiatan bakti sosial tidak hanya diisi dengan penyerahan bantuan sosial, namun juga ada interaksi langsung seperti bernyanyi dan menari bersama, antara Polwan, Bhayangkari dengan para lansia.

"Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian Polres Pemalang dan Bhayangkari Cabang Pemalang kepada para lansia yang tinggal di panti," kata Kapolres Pemalang.

Kapolres Pemalang mengatakan, dirinya merasa terharu, karena kehadirannya bersama para Polwan dan Bhayangkari disambut hangat oleh para penghuni panti yang tampak bahagia dan tersenyum.

"Kita bisa lihat tadi, para lansia semuanya bahagia, semuanya tersenyum menyambut kehadiran kami," kata Kapolres Pemalang.

Ad Space

"Walaupun sedikit yang bisa kami berikan, semoga bisa bermanfaat dan membawa kebahagiaan kepada Panti," imbuh Kapolres Pemalang.

Ibu Ketua Bhayangkari Cabang Pemalang Ny. Intan Rendy mengatakan, kegiatan ini harapannya dapat menjadi agenda rutin Bhayangkari Cabang Pemalang.

"Insya Allah ke depannya dalam kegiatan sosial, kami akan kembali ke sini," kata Ibu Ketua Bhayangkari Cabang Pemalang.

"Harapannya, kehadiran kami memberikan sedikit kebahagiaan, kehangatan dan kasih sayang kepada para lansia yang ada di sini," imbuh Ibu Ketua Bhayangkari Cabang Pemalang.

Pada kesempatan itu, Kepala Panti Pelayanan Sosial (PPS) Bojongbata, Sri Kusumaningrum menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Polres Pemalang.

Ad Space

"Kami sangat terharu dengan kedatangan jajaran Polres Pemalang, Ini bentuk kepedulian dan sinergitas yang sangat indah, sekaligus gambaran bahwa pemerintah hadir di tengah para orang tua yang kurang beruntung," kata Kepala PPS Bojongbata.

Sri Kusumaningrum mengatakan, saat ini panti merawat 215 lansia terlantar, namun masih ada sekitar 50 lansia lain yang belum tertangani karena keterbatasan kuota. 

"Para lansia ini ada yang memang sudah tidak memiliki keluarga, ada juga yang punya anak, tetapi tidak diketahui keberadaannya," kata Kepala PPS Bojongbata.

"Kami menemukan mereka dalam kondisi terlantar dan tidak ada yang merawat," imbuh Kepala PPS Bojongbata.

Kepala PPS Bojongbata berharap, masyarakat dan seluruh elemen, termasuk Polres Pemalang, dapat terus bersinergi dalam memberikan perhatian kepada para lansia terlantar.(Whd)

Ad Space
Bagikan: