PEMALANG, Kanal9.id – Sekitar 1.800 kepala satuan pendidikan di Kabupaten Pemalang mengikuti penandatanganan pakta integritas untuk mewujudkan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan serta kekerasan. Kegiatan tersebut digelar di Stadion Mochtar Sirandu, Jumat (23/10/2026).
Penandatanganan pakta integritas dilakukan oleh perwakilan kepala satuan pendidikan bersama Plt Kepala Dindikpora Pemalang Ismun Hadiyo, disaksikan Plt Bupati Pemalang Nurkholes dan jajaran Forkopimda.
Nurkholes menegaskan, pakta integritas tidak boleh sekadar menjadi komitmen tertulis, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata. Ia juga menekankan tidak ada toleransi terhadap perundungan di lingkungan pendidikan.
Sementara itu, Kapolres Pemalang AKBP Anggaito Hadi Prabowo mengingatkan bahwa pihak sekolah yang melakukan atau membiarkan kekerasan terhadap anak dapat menghadapi konsekuensi hukum sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.
Plt Kepala Dindikpora Pemalang Ismun Hadiyo mengatakan, kegiatan ini bertujuan memperkuat integritas, profesionalisme, dan tanggung jawab kepala satuan pendidikan, sekaligus meningkatkan pemahaman tentang pencegahan dan penanganan perundungan.

Peserta terdiri atas kepala satuan pendidikan formal jenjang PAUD, SD, dan SMP, baik negeri maupun swasta, serta satuan pendidikan nonformal dan unsur terkait lainnya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Pemalang berharap seluruh satuan pendidikan mampu membangun budaya sekolah yang positif, kondusif, serta memberikan perlindungan kepada peserta didik dari segala bentuk kekerasan dan perundungan.(Whd)
