Didik, Administrator
Tim Redaksi

MADRID, Kanal9.id – Gerhana matahari total menjadi salah satu fenomena astronomi yang paling ditunggu. Peristiwa langit ini tergolong langka karena tidak terjadi setiap tahun, bahkan tidak selalu muncul di wilayah yang sama dalam hitungan dekade.

Kesempatan tersebut dimanfaatkan maskapai asal Spanyol, Iberia, dengan menyiapkan penerbangan khusus untuk membawa penumpang menyaksikan gerhana matahari total dari ketinggian.

Penerbangan khusus itu dijadwalkan berlangsung pada 12 Agustus mendatang. Pesawat akan membawa penumpang menuju jalur totality atau wilayah yang mengalami fase gerhana matahari total.

Pesawat dengan nomor penerbangan IB1473 dijadwalkan berangkat dari Bandara Adolfo Suárez Madrid-Barajas pada pukul 18.45 waktu setempat.

Menariknya, nomor penerbangan tersebut memiliki makna tersendiri karena merujuk pada tahun kelahiran astronom terkenal Nicolaus Copernicus.

Ad Space

Terbang 10.000 Meter di Atas Permukaan Laut

Untuk mendapatkan posisi terbaik saat gerhana berlangsung, pesawat Iberia akan terbang pada ketinggian sekitar 10.000 meter di atas permukaan laut.

Rute penerbangan telah dirancang secara khusus agar pesawat dapat melintasi jalur totality. Ketinggian tersebut juga diharapkan dapat mengurangi gangguan awan dan kondisi atmosfer sehingga penumpang memperoleh pandangan yang lebih jelas.

Penerbangan ini tidak hanya ditujukan bagi wisatawan. Sejumlah peneliti dari proyek Shelios juga akan berada di dalam pesawat untuk melakukan pengamatan ilmiah.

Rombongan peneliti tersebut dipimpin Miquel Serra-Ricart, Direktur Ilmiah Light Bridges sekaligus peneliti di Instituto de Astrofísica de Canarias.

Ad Space

Para ilmuwan akan memanfaatkan kesempatan langka tersebut untuk mengamati korona Matahari, yakni lapisan terluar atmosfer Matahari yang biasanya sulit dilihat karena cahaya Matahari yang sangat terang.

Gerhana Disiarkan dari Atas Awan

Bagi masyarakat yang tidak mendapatkan kesempatan berada di dalam pesawat, Iberia juga menyiapkan siaran langsung. Maskapai tersebut akan memanfaatkan koneksi satelit Starlink untuk menyiarkan proses terjadinya gerhana melalui akun media sosial resminya.

Siaran dari ketinggian diperkirakan memberikan sudut pandang yang lebih luas dan minim gangguan dibandingkan pengamatan dari permukaan tanah.

Iberia bukan satu-satunya maskapai yang mencoba menghadirkan pengalaman berburu gerhana dari udara. Brussels Airlines juga sebelumnya mengumumkan penerbangan khusus untuk menyaksikan fenomena tersebut.

Ad Space

Namun, dari wilayah Belgia, tingkat penutupan piringan Matahari atau obscuration diperkirakan hanya mencapai sekitar 96 persen sehingga tidak mengalami fase total sepenuhnya.

Fenomena Kosmik yang Langka

Gerhana matahari total terjadi ketika Bulan berada tepat di antara Bumi dan Matahari sehingga piringan Matahari tertutup seluruhnya dari sudut pandang wilayah tertentu di Bumi.

Fenomena tersebut menjadi menarik karena ukuran Matahari sebenarnya jauh lebih besar dibandingkan Bulan. Diameter Matahari sekitar 400 kali diameter Bulan.

Namun, jarak Matahari dari Bumi juga sekitar 400 kali lebih jauh dibandingkan jarak Bulan dari Bumi. Kondisi inilah yang membuat keduanya tampak memiliki ukuran hampir sama di langit.

Ad Space

Bagi masyarakat di Semenanjung Iberia, fenomena kali ini memiliki arti khusus. Gerhana matahari total tersebut menjadi kesempatan langka karena merupakan yang pertama dapat disaksikan secara langsung dari kawasan tersebut dalam sekitar 114 tahun terakhir.

Tak heran jika penerbangan khusus Iberia menjadi salah satu cara unik untuk menikmati fenomena astronomi yang tidak datang setiap waktu tersebut.

Bagikan: