JAKARTA — Aktris dan model kenamaan tanah air, Ariel Tatum, menyedot perhatian publik setelah mengajukan permohonan penggantian nama resminya ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Permohonan tersebut diajukan secara resmi melalui mekanisme persidangan daring (e-court).
Langkah hukum personal yang diambil oleh Ariel Tatum ini menarik perhatian masyarakat yang penasaran dengan alasan di balik keputusan pengubahan nama resminya di dokumen negara.
Melalui sidang permohonan yang diputus oleh majelis hakim PN Jakarta Selatan, permohonan perubahan nama tersebut akhirnya dikabulkan. Nama resmi sang aktris kini berubah menjadi Ariel Dewinta Ayu Sekarini.

Dalam keterangan resminya, Ariel Tatum mengungkapkan bahwa alasan utama di balik pengajuan ganti nama ini adalah bentuk penghormatan dan ikatan emosional yang mendalam terhadap pemberian nama asli dari pihak kakek dan neneknya.
Nama Ariel Dewinta Ayu Sekarini sebenarnya merupakan nama lengkap yang dipersiapkan oleh keluarganya sejak ia lahir. Namun, dalam berbagai dokumen administratif sebelumnya, nama tersebut sempat disederhanakan.

Ariel merasa bahwa di usianya saat ini, sudah saatnya untuk melengkapi dan mengesahkan nama pemberian keluarga besarnya secara legal pada dokumen kependudukan seperti KTP, paspor, dan akta resmi lainnya.
Ia menegaskan bahwa langkah ini bukan bagian dari rebranding karier di dunia hiburan, melainkan keputusan personal murni untuk menghargai warisan sejarah dan identitas pemberian orang tua serta sesepuh keluarganya.
Di panggung hiburan Indonesia, ia akan tetap dikenal publik dengan nama panggung Ariel Tatum. Namun, untuk seluruh urusan perdata dan administrasi kenegaraan, nama resminya kini telah disesuaikan.

Proses persidangan perubahan nama berjalan lancar tanpa ada hambatan atau keberatan dari pihak manapun, mengingat seluruh dokumen pendukung dan saksi keluarga telah dipenuhi sesuai prosedur hukum perdata.
Keputusan Ariel Tatum ini mendapat respon positif dari para penggemar yang mengapresiasi rasa hormat dan kepeduliannya terhadap warisan pemberian identitas dari keluarga besarnya.




