Didik, Administrator
Tim Redaksi

BALI, Kanal9.id - Garuda Wisnu Kencana (GWK) Cultural Park merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Bali yang menawarkan pengalaman liburan bernuansa budaya. Tidak hanya menyaksikan kemegahan Patung Garuda Wisnu Kencana, pengunjung juga dapat menikmati beragam pertunjukan seni tradisional hingga menjelajahi bagian dalam patung ikonik tersebut.

Kawasan wisata yang berada di Bali selatan ini memiliki area cukup luas dengan berbagai atraksi yang menarik untuk dijelajahi. Karena itu, wisatawan perlu mempersiapkan kunjungan agar bisa menikmati seluruh fasilitas dan aktivitas yang tersedia.

Salah satu hal penting yang perlu diperhatikan adalah pemilihan tiket masuk. Sebab, setiap kategori tiket memiliki fasilitas dan akses yang berbeda. Tidak semua tiket memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk mengikuti tur ke dalam Patung GWK.

Berdasarkan pengalaman Kompas.com saat mengunjungi GWK Cultural Park pada Sabtu (31/10/2026), berikut enam tips yang bisa menjadi panduan sebelum berwisata ke GWK Bali.

Tips wisata ke GWK Cultural Park Bali

Ad Space

1. Pilih tiket berdasarkan pengalaman wisata yang diinginkan

Sebelum berangkat, tentukan terlebih dahulu aktivitas yang ingin dilakukan selama berada di GWK Cultural Park. Hal ini penting agar wisatawan tidak salah memilih tiket masuk.

Bagi pengunjung yang ingin menikmati kawasan taman budaya sekaligus menyaksikan pertunjukan seni, tiket reguler sudah bisa menjadi pilihan.

Namun, wisatawan yang ingin melihat bagian dalam Patung Garuda Wisnu Kencana perlu membeli paket Regular Entrance Ticket + Top of the Statue Tour.

Melalui paket tersebut, pengunjung berkesempatan mengikuti tur berpemandu menuju lantai 9 dan lantai 23 patung.

Ad Space

2. Manfaatkan pembelian tiket online

Untuk menghemat waktu saat tiba di lokasi, wisatawan disarankan membeli tiket secara online sebelum berkunjung. Pemesanan dapat dilakukan melalui situs resmi GWK Cultural Park di ticket.gwkbali.com.

Selain lebih praktis, pembelian daring memungkinkan pengunjung mempelajari pilihan paket dan fasilitas yang diperoleh dari masing-masing tiket.

Pastikan membaca keterangan tiket dengan teliti sebelum melakukan pembayaran. Terutama bagi wisatawan yang ingin mengikuti Top of the Statue Tour, karena akses menuju lantai 9 dan lantai 23 tidak termasuk dalam tiket reguler.

3. Pastikan jadwal Top of the Statue Tour

Ad Space

Wisatawan yang sudah membeli paket tur ke dalam patung sebaiknya tidak langsung menuju area patung setelah tiba di lokasi. Pengunjung perlu mengonfirmasi jadwal tur terlebih dahulu kepada petugas Information Center yang berada di Plaza Bhagawan. Hal ini karena kunjungan ke bagian dalam patung dilakukan sesuai jadwal dan harus didampingi pemandu.

Dalam tur tersebut, pengunjung akan diajak menuju lantai 9 untuk mengetahui informasi mengenai sejarah dan proses pembangunan Patung Garuda Wisnu Kencana.

Perjalanan kemudian dilanjutkan ke lantai 23. Dari area ini, wisatawan dapat menikmati panorama Bali dari ketinggian, termasuk pemandangan kawasan Bali selatan.

Salah satu pengalaman menarik yang bisa dicoba adalah berdiri di area lantai kaca untuk melihat suasana di bawah patung dari ketinggian.

4. Siapkan alas kaki sesuai ketentuan

Ad Space

Ada ketentuan khusus yang harus dipatuhi pengunjung ketika memasuki bagian dalam Patung GWK, yaitu menggunakan penutup alas kaki.

Bagi wisatawan yang memakai sepatu, bagian bawah alas kaki akan dilapisi plastik. Sementara itu, pengunjung yang menggunakan sandal diminta mengenakan kain khusus yang disediakan petugas.

Aturan tersebut diterapkan untuk menjaga kebersihan bagian dalam patung. Oleh karena itu, wisatawan sebaiknya mengikuti arahan petugas agar proses tur berjalan lancar.

5. Gunakan Buggy Shuttle untuk menghemat tenaga

Mengingat kawasan GWK Cultural Park cukup luas, pengunjung perlu menyiapkan tenaga ekstra untuk menjelajahi setiap area.

Ad Space


Salah satu pilihan transportasi yang tersedia adalah Buggy Shuttle. Layanan ini dapat dimanfaatkan untuk perjalanan dari Plaza Bhagawan menuju area Patung GWK, kemudian dilanjutkan ke Festival Park. Tarif Buggy Shuttle dipatok sebesar Rp 40.000 per orang untuk satu kali perjalanan.

Perlu diperhatikan, tarif tersebut belum termasuk tiket masuk kawasan wisata. Tiket Buggy Shuttle juga harus dibeli bersamaan dengan salah satu kategori tiket masuk GWK.

Fasilitas ini bisa menjadi alternatif bagi wisatawan yang tidak ingin terlalu banyak berjalan kaki. Terlebih jika berkunjung bersama anak-anak, orang tua, atau anggota keluarga lainnya.

6. Jangan lewatkan pertunjukan seni dan budaya Bali

Ad Space

Berwisata ke GWK Cultural Park tidak hanya tentang melihat patung raksasa atau berfoto dengan latar belakang bangunan ikonik. Kawasan ini juga menawarkan berbagai pertunjukan seni dan budaya yang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Pengunjung dapat menyaksikan pertunjukan tari tradisional di sejumlah area, salah satunya Amphitheater. Ada pula pertunjukan Kecak Garuda Wisnu Kencana yang bisa menjadi pilihan hiburan selama berkunjung.

Berdasarkan informasi tiket reguler di situs resmi GWK, pengunjung juga memperoleh akses untuk menyaksikan pertunjukan budaya yang tersedia pada pukul 10.00 Wita hingga 18.00 Wita.

Meski demikian, wisatawan disarankan memeriksa jadwal pertunjukan sebelum datang karena agenda acara dapat berubah. Selain menyaksikan pertunjukan, pengunjung bisa memanfaatkan waktu untuk berkeliling taman budaya, mengabadikan foto di sejumlah sudut kawasan, serta menikmati berbagai fasilitas yang tersedia.

Dengan perencanaan yang tepat, kunjungan ke GWK Cultural Park tidak hanya menjadi kesempatan melihat salah satu ikon Bali, tetapi juga pengalaman mengenal kekayaan seni dan budaya Pulau Dewata.

Ad Space
Bagikan: