Administrator, Administrator
Tim Redaksi

BANTEN — Operasi pencarian terhadap seorang jurnalis yang dilaporkan hilang di perairan Selat Sunda terus dikembangkan oleh tim penolong gabungan. Memasuki hari keenam pelaksanaan operasi, Tim SAR memperluas jangkauan penyisiran hingga mencakup enam sektor area pencarian utama.


Perluasan radius pencarian ini dilakukan berdasarkan perhitungan arah arus laut serta embusan angin di sekitar perairan Selat Sunda.


Puluhan personel gabungan dari Basarnas, TNI AL, Polairud, serta potensi SAR lokal dikerahkan dalam misi pencarian skala besar ini.

Ad Space


Armada kapal penyelamat, perahu karet berkecepatan tinggi, hingga helikopter penolong disiagakan untuk memantau pergerakan dari udara dan permukaan laut.


Koordinator lapangan Tim SAR menyatakan bahwa tantangan utama di lokasi adalah perubahan cuaca yang cepat serta gelombang laut yang cukup tinggi.


Ad Space

Meskipun menghadapi kendala cuaca, tim penyelamat berkomitmen untuk memaksimalkan seluruh sumber daya yang ada hingga korban berhasil ditemukan.


Penyisiran tidak hanya berfokus pada perairan terbuka, tetapi juga menyisir kawasan pesisir pantai dan pulau-pulau kecil di sekitar Selat Sunda.


Pihak keluarga dan rekan sesama jurnalis terus memantau perkembangan operasi dari posko utama pencarian di dermaga setempat.

Ad Space


Komunikasi intensif terus digalang dengan para nelayan tradisional yang melintas di sekitar lokasi agar segera melapor jika menemukan petunjuk awal.


Tim SAR memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat agar proses pencarian ini segera membuahkan hasil serta memberikan kepastian bagi keluarga.

Bagikan: