kanal9.id - Bali United tak ingin mengulangi rapuhnya lini pertahanan pada musim lalu. Menatap kompetisi musim 2026/2027, manajemen Serdadu Tridatu langsung bergerak dengan mendatangkan bek berpengalaman asal Finlandia, Thomas Anton Rudolph Lam, untuk memperkuat sektor belakang.
Pemain berdarah Belanda tersebut resmi diperkenalkan sebagai rekrutan anyar Bali United. Kehadirannya diharapkan mampu menjadi solusi atas kebutuhan tim akan sosok bek tangguh yang kaya pengalaman di level internasional.
Chief Executive Officer (CEO) Bali United FC, Yabes Tanuri, mengatakan perekrutan Thomas Lam merupakan hasil diskusi bersama tim pelatih yang menginginkan tambahan kualitas di lini pertahanan.
"Kami membutuhkan tambahan pemain di sektor pertahanan. Setelah berdiskusi dengan tim pelatih, kami menilai Thomas Lam adalah sosok yang tepat untuk memperkuat Bali United pada musim ini," ujar Yabes.
Dengan postur menjulang 188 sentimeter, Thomas Lam dikenal sebagai bek tengah yang kuat dalam duel udara, tenang saat menguasai bola, dan memiliki kemampuan membangun serangan dari lini belakang. Karakter tersebut dinilai sesuai dengan kebutuhan permainan Bali United.

Karier sepak bola Thomas Lam dimulai bersama Amsterdam Football Club sebelum direkrut akademi AZ Alkmaar, salah satu klub papan atas Liga Belanda. Di klub tersebut, ia menimba pengalaman hingga menembus tim muda elite dan berkembang menjadi salah satu bek potensial.
Menariknya, pada musim 2013/2014 Thomas Lam pernah bermain bersama gelandang Timnas Indonesia Thom Haye saat keduanya membela AZ Alkmaar U-21. Setelah itu, jalur karier mereka berpisah. Thom Haye dipromosikan ke tim utama AZ, sementara Thomas melanjutkan kiprahnya bersama PEC Zwolle.
Bukan hanya itu, Thomas Lam juga memiliki kedekatan dengan beberapa sosok yang kini berada di Bali United. Ia pernah dilatih Johnny Jansen, yang kini menjadi bagian dari jajaran staf kepelatihan Serdadu Tridatu. Selain itu, Thomas juga pernah satu tim dengan kiper Mike Hauptmeijer, yang saat ini menjadi penjaga gawang Bali United.
Pengalaman Thomas Lam di level klub juga terbilang lengkap. Sepanjang kariernya, ia sempat memperkuat sejumlah klub di berbagai negara, di antaranya Nottingham Forest di Inggris, FC Twente dan PEC Zwolle di Belanda, Melbourne City FC di Liga Australia, hingga terakhir membela Apollon Limassol FC di Liga Siprus.
Selain berpengalaman di level klub, Thomas Lam juga merupakan langganan Tim Nasional Finlandia. Jam terbangnya di kompetisi Eropa menjadi nilai tambah yang diyakini dapat memberikan stabilitas sekaligus kepemimpinan di lini belakang Bali United.

Kehadiran Thomas Lam menjadi sinyal keseriusan Bali United dalam membangun skuad yang lebih kompetitif. Setelah musim lalu kerap mendapat sorotan akibat performa lini pertahanan yang belum konsisten, Serdadu Tridatu kini berharap pengalaman internasional sang bek anyar mampu menghadirkan rasa aman di jantung pertahanan sekaligus membawa tim kembali bersaing di papan atas Liga 1 musim 2026/2027.
