TEGAL, Kanal9.id– Film horor Rambut Sewu: Satu Langkah Getih resmi memperkenalkan poster, trailer, serta dua lagu original soundtrack (OST). Film produksi Mika Entertainment yang disutradarai Hanny R. Saputra ini dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 5 November 2026.
Menariknya, film yang mengangkat horor supranatural dengan latar mitos dan kepercayaan Jawa ini menjalani proses syuting di wilayah Tegal dan Wonosobo, Jawa Tengah.
Dalam sesi wawancara Minggu (11/10/2026), aktor Ihsan Tarore mengaku senang bisa kembali bermain film setelah cukup lama lebih banyak disibukkan dengan sinetron, khususnya produksi Indosiar.
Ia mengaku menerima tawaran bermain dalam film tersebut dengan antusias. Meski porsi adegannya tidak terlalu banyak, Ihsan merasa kesempatan itu bisa mengobati kerinduannya terhadap dunia perfilman.

“Buat aku, film Rambut Sewu: Satu Langkah Getih ini begitu masuk offering-nya, aku happy banget karena mengobati kerinduan aku juga,” ungkap Ihsan.
Dalam film tersebut, Ihsan mendapat peran sebagai seorang ustaz. Menurutnya, karakter tersebut cukup menantang sehingga membutuhkan pendalaman khusus.
Sementara itu, Nadhita Narendratmaja menjelaskan, film ini berkisah tentang seseorang yang berada dalam tekanan berat hingga akhirnya mengambil keputusan yang salah.
Keputusan tersebut menjadi awal munculnya malapetaka yang tidak hanya menimpa dirinya, tetapi juga keluarganya dan orang-orang di sekitarnya.
Judul Satu Langkah Getih menggambarkan satu langkah keliru yang berujung pada tragedi berdarah. Cerita ini sekaligus mengingatkan penonton agar berhati-hati dalam mengambil keputusan, terutama ketika berada dalam kondisi terdesak.

“Takutnya dari langkah pertama itulah yang menentukan semuanya. Takutnya nanti malah jadi berdarah-darah atau justru membawa kebaikan untuk banyak orang,” ujar narasumber dalam wawancara tersebut.
Film ini juga mengangkat kisah makhluk yang terinspirasi dari cerita rakyat Jawa Tengah. Meski belum banyak dikenal masyarakat luas, kisah tersebut disebut masih beredar di kalangan masyarakat setempat.
Selain cerita dan suasana horor, film ini diperkuat dua lagu original soundtrack. Lagu “Hampa” dibawakan Almira Andani dan diciptakan Adi Karno. Sementara lagu “Jalan Hidup” dibawakan Zakir Rasyidin, dengan Badai sebagai pencipta sekaligus produser.
Kedua lagu tersebut dipadukan dengan tata musik yang menggabungkan unsur tradisional dan atmosfer horor untuk memperkuat ketegangan serta emosi cerita.
Menjelang penayangannya, para pemain berharap film ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menyampaikan pesan kepada penonton agar tidak mudah menyerah saat menghadapi persoalan hidup.

“Semoga film ini bisa memberikan pesan untuk kita semua, jangan putus asa kalau misalnya sudah didorong separah apa pun, karena jalan keluar itu pasti ada,” kata Nadhita.
Ia juga mengajak masyarakat Tegal untuk menonton film tersebut sekaligus mendukung karya perfilman Indonesia.
Dengan menggabungkan mitos Jawa, drama keluarga, dan horor supranatural, Rambut Sewu: Satu Langkah Getih diharapkan menjadi salah satu pilihan tontonan horor Indonesia pada November mendatang.***
